Yuk, Nikmati Sunrise Sambil Minum Teh Lokal Di Bukit Ngisis

Posted on


Kulon ProgoKreativitas masyarakat Yogyakarta tak pernah habis, kali ini tiba dalam dunia pariwisata. Mereka menciptakan plesetan kata “ISIS” untuk menyebutkan tempat wisata di atas kebuh teh di Nglinggo, Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta.

Tempat itu dinamakan Bukit Ngisis. Dalam bahasa Jawa, “ngisis” mempunyai arti tempat mencari semilir angin sepoi-sepoi. Bukit ini berada di Titik Nol Kebun Teh Nglinggo di ketinggian sekitar 900 mdpl.

Dari puncak bukit, wisatawan sanggup menikmati pemandangan yang indah. Saat langit cerah, sanggup melihat Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro. Di puncak bukit ini juga, wisatawan juga sanggup menanti sunrise dan sunset.

Ada atraksi unggulan dari pengelola Desa Wisata Nglinggo, yakni berburu sunrise sembari menikmati hangatnya the lokal atau kopi di puncak bukit. Wisatawan yang menginap di homestay di Nglinggo akan diajak naik ke lokasi sekitar jam 04.30 WIB.

Yuk, Nikmati Sunrise Sambil Minum Teh Lokal di Bukit Ngisis

“Menunggu matahari terbit sambil menikmati hidangan teh hangat dan kudapan ketela goreng. Teh ini hasil produksi kebun teh di sini. Begitu pula ketelanya,” ujar Tim Kreatif Desa Wisata Nglinggo, Melkey Binaro.

Fasilitasnya pun lengkap. Ada toilet, gazebo untuk pertemuan, bangku dan tempat api unggun, gardu pandang, dan sejumlah spot foto. Ada pula bangunan yang disiapkan untuk teropong. Anda sanggup melihat Candi Borobudur yang letaknya sekitar 15 km dengan jelas.

Tamu yang menginap di homestay juga sanggup menikmati atraksi budaya. Untuk rombongan besar, sanggup menonton Topeng Lengger atau jatilan.

Desa Wisata Nglinggo menyediakan paket adventure dan sunrise bagi para tamu. Sebanyak 18 jip siap mengantar tamu bertualang di kebun teh, hutan pinus, sampai ke Air Terjun Watu Jonggol yang berada di daerah Desa Wisata Nglinggo.

“Kalau diharapkan lebih banyak, kami biasa minta santunan ke desa di bawah. Kami pernah melayani tamu dengan 70 jip untuk offroad di sini,” tambah Melkey yang juga pemilik HomestayRimbono.

Homestay Rimbono merupakan satu dari 50 homestay yang ada di Desa Wisata Nglinggo. Bangunannya sangat unik alasannya yaitu didesain dengan memakai kayu dan konsep rumah panggung. Di belakang bangunan homestay juga tersedia banyak pepohonan yang menciptakan homestay terasa asri.

Kamar-kamar di Homestay Rimbono dibangun masing-masing dalam satu bangunan. Ada yang satu bangunan berisi satu kamar dan dua kamar. Di antara dua kamar disediakan ruang televisi.

Kamarnya pun unik alasannya yaitu berada di atas bak ikan. Untuk kamar mandinya berada di dalam kamar. Terdapat 11 kamar yang sanggup menampung sampai 50 tamu.

Paket standar yang ditawarkan yaitu Paket 24 Jam senilai Rp 2,5 juta untuk 10 orang. Paket ini mendapat akomodasi menginap 3 kamar di Homestay Rimbono, 1 paket barbeque untuk 10 orang, 3 jip offroad, 3 kali makan, 3 kali minum dan snack. Paket ini mendapat atraksi offroad dan berburu sunset juga sunrise.

Dengan paket ini, wisatawan juga diajak ke Bukit Ngisis, mendapat edukasi di rumah teh, sampai menikmati keindahan Air Terjun Watu Jonggol.

Desa Wisata Nglinggo berjarak sekitar 40 km dari Kota Yogyakarta. Anda cukup mengeluarkan uang Rp 5.000/orang untuk menikmati suasana kebun teh, puncak bukit, dan air terjun. Sedangkan untuk masuk ke spot foto di Bukit Ngisis dihargai Rp 3.000/orang.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.