Wisatawan Mancanegara Rela Antre Demi Jajal Pesona Gua Jomblang

Posted on


Jakarta – Masih ingat Gua Jomblang yang sempat menghebohkan wisatawan tahun lalu? Hingga sekarang pesonanya masih menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara (wisman). Buktinya, puluhan wisman mengantre tiap harinya untuk melihat eksotisme gua vertikal di Gunungkidul ini.

Wisman dari Eropa, Amerika, Tiongkok, Singapura dan Malaysia tampak berderet siap memasuki Gua Jomblang, Sabtu (22/7/2017) kemarin. Setelah menggunakan helm dan pengaman berupa tali, mereka dipandu kru untuk menuruni pintu gua.

Kemudian mereka masuk ke area gua dengan metode Single Rope Technique (SRT). Metode ini menggunakan teknik menuruni gua vertikal dengan menggunakan satu tali sebagai lintasan yang biasanya digunakan untuk jalan menaiki dan menuruni tempat yang vertikal.

Para pengunjung harus turun berhati-hari per dua orang. Menariknya, ada kemudahan fotografer yang sanggup mengabadikan momen memasuki gua. Bahkan fotonya sanggup eksklusif dicetak usai menelusuri gua.

Sesampainya di dasar gua, pengunjung disajikan pemadangan tanaman yang tumbuh dengan subur di dinding kapur. Di dasar gua pula, pengunjung sanggup beristirahat di sebuah bilik bentukan alam. Perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri lorong yang menghubungkan Gua Jomblang dengan gua vertikal lainnya, Gua Grubug.

Lorong penghubung dua gua tersebut cukup lebar dengan panjang sekitar 500 meter dan gampang dilalui alasannya terdapat jalan setapak yang dibuat dari bebatuan yang disusun memanjang. Namun pengunjung juga perlu berhati-hati alasannya jalur tersebut cukup licin.

Di dasar Gua Grubug, pengunjung disajikan pesona perut bumi pegunungan karst. Ada dua stalagmit yang cukup besar berwarna hijau kecokelatan bangun tegak di tengah dasar gua. Bila pengunjung sanggup mencapai dasar gua sempurna pukul 13.00 WIB, pemandangan sinar matahari yang menerobos masuk ke dalam kegelapan sanggup dilihat dengan jelas.

Gua Jomblang Didatangi Banyak Wisatawan MancanegaraRombongan wisatawan mancanegara di Gua Jomblang (Foto: dok. Kemenpar)


Salah satu wisatawan asal Singapura, Jack mengaku terkesan dengan cara memasuki gua vertikal.

“Naik dan turunnya gua sangat menantang. Amazing,” ujarnya.

Faktanya, gua ini dijelajahi pertama kali pada 1984 oleh kelompok penjelajah gua dari Yogyakarta, Acintyacunyata Speleological Club (ASC). Gua ini makin indah alasannya dialiri air sungai yang berasal dari Kalisuci.

Menteri Pariwisata Arief Yahya turut bahagia Gua Jomblang dijadikan destinasi wisata oleh banyak wisman.

“Bagus! Temukan terus sensasi wisata alam dipadu dengan kekuatan budaya. Itu akan semakin sustainable,” ujarnya.

Gua Jomblang terletak di Desa Jetis Wetan, Semanu, Gunungkidul. Jaraknya sekitar 10 kilometer dari kota Wonosari atau 40 kilometer dari Kota Yogyakarta. Saat memasuki tempat wisata Gua Jomblang, pengunjung akan dihadapkan dengan jalur off-road.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.