Transaksi Itb Asia Naik Pesat Dengan Tembus Usd 20 Juta

Posted on


JakartaGelaran bursa industri pariwisata terbesar di dunia, ialah ITB Asia sukses mendulang transaksi yang mencengangkan bagi Indonesia. Salah satu gelaran lembaga business to business paling potensial di pasar Asia ini mencatat 1.578 appointments dengan jumlah 71.553 pax. Potensi transaksinya pun senilai USD 20,15 juta atau sekitar Rp260 miliar.

Angka tersebut mengambarkan peningkatan yang drastic dari ITB Asia tahun 2015 kemudian yang menghasilkan transaksi Rp30 miliar. Di tahun ini, Kemenpar memproyeksikan kenaikan sebesar 30%, ialah naik sekitar Rp40 miliar. “Ternyata naik pesat 764% dari capaian tahun 2015 lalu. Wonderful Indonesia semakin berpengaruh menjadi destinasi yang banyak diminati,” ujar Rizki Handayani Mustafa, Asdep Pengembangan Pemasaran Mancanegara Wilayah ASEAN.

Rizki juga mengungkapkan bahwa aneka macam peluang dimanfaatkan oleh Indonesia dalam dunia pariwisata. “Dari perbincangan dengan para pelaku industri yang bertemu dalam sellers and buyers itu, terlihat bahwa pasar India, China dan Eropa sangat bergairah. Peluang itulah yang kami tangkap dan kami maksimalkan bersama dengan industri,” tukas Rizki.

ITB Asia yang digelar di Marina Bay Sands, Singapura pada Rabu (19/10) sampai Jumat (21/10) kemudian dimeriahkan oleh aneka macam industri pariwisata. Kementerian Pariwisata Indonesia pun menfasilitasi 90 industri. Gelaran ITB Asia mengambil nama ITB Berlin yang merupakan bursa industri pariwisata terbesar di dunia dan digealr di ibu kota Jerman setiap tahunnya.

Transaksi ITB Asia Naik Pesat dengan Tembus USD 20 Juta

“One World, One Industry, One Brand” merupakan tagline yang selalu diusing oleh ITB. Gelaran ITB sekarang telah populer diseluruh dunia dan diadakan di beberapa negara. Di antaranya ITB Asia di Singapura, ITB China di Shanghai, Tiongkok pada tanggal 10 sampai 12 Mei 2016, dan ITB New Delhi India, pada tanggal 3 sampai 6 Oktober 2016.

Empat bursa yang di-endorse ITB Berlin menghasilkan lebih dari 7 miliar Euro, 250.000 buyers dan pengunjung, juga 12.000 exhibitors. Tak hanya itu, gelaran ITB juga menghadirkan program konferensi yang menghadirkan tokoh-tokoh kompeten di industri pariwisata.

Hal ini yang menciptakan Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengirimkan dua tim percepatan Kemenpar yang tampil di lembaga ITB Asia. Pertama, Hiramsyah Sambudhy Thaib yang merupakan Ketua Pokja Percepatan 10 Bali Baru, atau 10 top destinasi prioritas yang sedang memoles tujuan wisata baru. Kedua, Riyanto Sofyan, Ketua Tim Percepatan Wisata Halal yang sedang berjuang mem-format tiga destinasi, Lombok, Aceh dan Sumatra Barat sebagai destinasi halal.

Transaksi ITB Asia Naik Pesat dengan Tembus USD 20 Juta

10 Top Destinasi yang dipaparkan Hiramsyah mencakup Danau Toba Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu dan Kota Tua Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru (BTS) Jawa Timur, Mandalika Lombok NTB, Labuan Bako NTT, Wakatobi Sultra, dan Morotai Maltara. “Responsnya sangat bagus, bahkan sehabis presentasi pun banyak yang minta one on one meeting untuk mendetailkan rencana mereka berinvestasi ke sektor pariwisata di tanah air,” kata Hiramsyah.

Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara, I Gde Pitana memang merancang partisipasi di ITB Asia lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Pavillion Wonderful Indonesia dengan desain Phinisi dan aneka ornamen yang detail yang nyaman merupakan cara biar tampilan Indonesia menarik. Bahkan, disandingkan dengan boothtuan rumah Your Singapore pun, performa Wonderful Indonesia tidak kalah menonjol.

Jenn Villalobos, Head of Travel And Hospitality Google Asia Pacific mencontohkan Bali dan Indonesia sebagai destinasi wisata yang makin atraktif di Asia. Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia kaya akan potensi wisata yang berkelas dan terlihat traffic-nya melalui digital. Forum yang dimoderatori Sharanjit Leyl dari BBC World News itni berkali-kali menyebut potensi Indonesia ke depan.

Peserta yang bergabung dengan booth Indonesia terdiri dari 90 industri pariwisata Indonesia (TA/TO, Hoteliers, DMO), yang berasal dari 14 destinasi dari aneka macam provinsi. Di antaranya Jakarta (13), Jawa Barat (1), Jawa Tengah (1), Jawa Timur (3), Bali (53), Yogyakarta (2), Kalimantan Tengah (1), Kepulauan Riau (5), Nusa Tenggara Barat (4), Nusa Tenggara Timur (1), Papua Barat (1), Sulawesi Selatan (2), Sulawesi Tenggara (1), dan Sumatera Barat (2).

Panorama Tour yang juga mendapat penghargaan The Best Asia Inbound Travel Agent oleh TravelWeeklyAsia 2016 juga ikut tampil sempurna. Setiap tahunnya, 200 ribu turis berhasil mereka datangkan ke tanah air, terutama pasar Eropa yang mencetak angka terbesar. I Gde Pitana mengungkapkan bahwa industri pariwisata makin optimis dan Wonderful Indonesia makin berpengaruh untuk mencapai proyeksi.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.