Tangan Raksasa Yang Lagi Viral Di Yogyakarta

Posted on

Wisatawan berfoto di Pinus Pengger (Usman Hadi/detikTravel)

Bantul – Sejumlah destinasi gres di Bantul, DI Yogyakarta, menjadi viral di media sosial. Ada Pinus Pengger dengan tangan raksasa untuk foto-foto.

Saksikan video 20detik perihal Tangan Raksasa di sini:

Sejumlah destinasi wisata gres di Bantul sekarang mulai menggeliat. Saat ini yang tengah hits dan banyak dikunjungi wisatawan yaitu objek wisata Pinus Pengger. Tak hanya ramai siang hari, destinasi wisata ini juga banyak dikunjungi malam hari.

Pinus Pengger diserbu wisatawan sebab menyediakan pemandangan alam indah. Selain itu, sejumlah spot foto disiapkan kelompok sadar wisata (pokdarwis) setempat. Objek wisata ini makin ramai, karena di malam hari menyajikan view indah Kota Yogyakarta dari atas perbukitan.

Ketua Koperasi Notowono Dlingo, Purwo Harsono, menjelaskan kalau Pinus Pengger sebetulnya masih dalam tahap penyempurnaan. Tapi sebab objek wisata di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Bantul ini memperlihatkan view menarik, banyak wisatawan berkunjung ke sana.

Sunset di Tangan Raksasa, Pinus Pengger (Usman Hadi/detikTravel)Sunset di Tangan Raksasa, Pinus Pengger (Usman Hadi/detikTravel)

Tatkala cuaca cerah, di sore hari wisatawan dapat menikmati sunset, sedari mengabadikan momen tersebut di spot foto yang disediakan pokdarwis. Di malam harinya, pemandangan Kota Yogyakarta dari atas perbukitan tampak menyejukkan mata wisatawan.

Salah satu spot foto cukup tenar di Pinus Pengger yaitu spot foto tangan raksasa, yang terbuat dari kayu. Saking banyaknya wisatawan yang berminat foto di sana, pokdarwis setempat menciptakan nomor antrean pengunjung, biar tak saling berebut.

“Dengan sistem antrean yang dibentuk pokdarwis ini, dimaksudkan biar mengurangi resiko spot foto terbuat dari kayu roboh. Karena kekuatan spot foto terbatas, tak dapat menahan beban pengunjung terlalu banyak,” ungkapnya.

Replika telapak tangan, berdasarkan Purwo dimaknai simbol permohonan dan doa. Sementara gerbang kota, berarti simbol keinginan kesejahteraan. “Dimaknai sebagai keinginan kesejahteraan warga, mengais rezeki dari kedatangan pengunjung,” ungkapnya.

Gerbang ranting yang fotogenik (Usman Hadi/detikTravel)Gerbang ranting yang fotogenik (Usman Hadi/detikTravel)

Purwo melanjutkan, destinasi wisata Pinus Pengger masuk tempat wisata Hutan Pinus Dlingo, dibuka semenjak pagi hingga tengah malam pukul 00.00. “Kalau di pagi hari, suasana sejuk dan perbukitan hijau dapat dinikmati wisatawan,” tambahnya.

Seorang wisatawan asal Jakarta, Jimmy Budiman, mengaku takjub dengan spot foto unik di Pinus Pengger. Terutama replika telapak tangan raksasa, dan gerbang kota rangkaian ranting.

“Apalagi gerbang ranting dapat dimasuki pengunjung berfoto,” ungkapnya.

Seorang wisatawan lainnya, Hasti Eka, menambahkan kalau banyak wisatawan yang rela menciptakan tenda camping di lokasi kejadian. Agar kalau sewaktu-waktu hujan datang, mereka tetap dapat menyaksikan keindahan alam di Pinus Pengger.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.