Sales Mission Wonderful Indonesia Catat Potensi Devisa Rp 180 Miliar

Posted on

Foto: Dok. Kemenpar

Singapura – Pariwisata Indonesia sukses menebar pesonanya di Sales Mission Wonderful Indonesia di Novotel Hotel Singapura. Kementerian Pariwisata mencatat potensial devisa sebesar USD 13.053.280. Nilainya setara dengan Rp 189.272.560.000 (asumsi 1USD = Rp 14.500).

“Convidence level Kemenpar pribadi terdongkrak naik. Wonderful Indonesia semakin pede. Semakin yakin. Semakin optimistis. Apalagi, jumlah pax yang terjual angkanya mencapai 19.196 pax. Jauh melampaui sasaran yang dipatok di angka 7.036 pax. Jauh juga di atas sasaran potensial devisa sebesar USD 4.784.480. Ini membuktikan destinasi yang ditawarkan sangat diminati pasar Singapura,” terperinci Deputi Pengembangan Pemasaran Zona 1 Kemenpar, I Gde Pitana, dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/8/2018).

Yang menciptakan pihaknya senang, sambungnya, kota dan destinasi yang diburu tak lagi berpusat di Bali. Untuk top 5 kota yang paling diminati ada Pontianak, Batam-Bintan, Malang-Surabaya dan Makassar yang menguntit di bawah Bali. Sementara Danau Toba, Borobudur, Bromo, Belitung dan Bogor, mencatatkan diri sebagai top 5 destinasi yang paling diminati.

“Tajuknya memang Sales Mission 10 Destinasi Branding tahap dua. Fokus penjualannya menyebar dari Aceh, Bali, Yogyakarta, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kepulauan Riau, hingga Sumatera Barat. Ternyata karenanya luar biasa. Banyak destinasi lain di luar Bali yang sudah jadi incaran market Singapura. Angkanya pun jauh di atas target,” timpal Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Iyung Masruroh, yang ikut mengawal Sales Mission di Singapura.


Angka itu sanggup jauh melampaui target, raihannya bahkan nyaris tiga kali lipat dari target. Di sisi lain, destinasi dan kota yang ditawarkan tak lagi fokus ke Bali.

Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Kemenpar di Singapura, Sulaiman Shehdek, mengungkapkana alasan utamanya, market Indonesia punya keunggulan kompetitif dan komparatif untuk menarik pasar Singapura. Selain jaraknya dekat, waktu terbang juga tidak lama. Akses pintu masuknya terus bertambah. Belum lagi keanekaragaman budaya dan kekayaan alam Indonesia.

“Singaporean atau ekspatriat itu rata-rata orang sibuk. Waktu luangnya sangat terbatas. Yang paling cepat, gampang dijangkau, juga murah, ya Indonesia. Dan jangan segan menyebabkan Singapura sebagai hub. Dari sini kita sanggup distribusikan wisatawan dari banyak sekali penjuru dunia ke Indonesia,” paparnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan hal yang sama. Menempatkan Singapura sebagai hub, kata dia, itu sudah pas. Apalagi, hingga ketika ini, jutaan orang selalu rajin transit di Changi setiap tahun. Limpahan dari pengunjung Singapura itu yang ingin dimanfaatkan.


“Ini namanya menjaring ikan di bak yang sudah banyak ikannya. Sekali ciduk sudah banyak ikan ikan yang terangkut. Singaporean dapat. Ekspatriat dan penumpang yang transit juga sanggup kita dapat,” ucap Arief.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.