Saat Turis Absurd Nikmati Tumpeng Di Upacara Tabiat Merti

Posted on


JakartaSerombongan wisatawan gila tampak asyik menikmati tumpeng dalam Upacara Adat Merti Tumpeng Robyong Kampung Wisata Dewa Bronto. Wisatawan dari Kanada dan Belanda itu duduk mengitari tumpeng dan mengambil nasi serta lauknya.

So delicious. I like it (enak sekali, saya suka),” ujar Sofie asal Montreal ketika ditanya mengenai makanan yang dicicipinya ibarat dikutip dalam rilis Kemenpar, Minggu (23/4/2017).

Sofie yang berprofesi sebagai perawat ini sedang berlibur. Setelah dari Yogyakarta, Sofie dan kawan-kawan akan mengunjungi Borobudur, Bali, dan Labuan Bajo. Dia merasa bahagia dapat mengikuti prosesi Merti Tumpeng Robyong yang menyajikan sejumlah atraksi seni.

Upacara moral yang rutin digelar setiap tahun di bantaran Kali Code ini diawali dengan kirab. Serombongan wanita dengan tumpengnya serta Gunungan hasil bumi diarak keliling kampung, diiringi bergada.

Arak-arakan dimulai dari kantor Kecamatan Mergangsan menuju panggung di pinggir Kali Code. Di panggung ini, banyak sekali pertunjukan seni digelar. Mulai dari drumb band anak-anak, Tarian Dolanan Anak, Tari Edan-Edanan, dan sebagainya.

Sembari menunggu iringan kirab datang, pembukaan Merti Tumpeng Robyong pun dilakukan. Suparno mewakili PJs Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta pun memperlihatkan sambutan dan membuka program yang berlangsung dua hari ini.

“Saya dengar ada kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk membuatkan kampung wisata ini lebih maju, lebih kondang. Jika sudah ibarat itu jangan hingga yang ada di wilayah ini tidak siap. Acara yang sudah dipromosikan hingga ke seluruh Indonesia bahkan dunia ini harus dapat rutin dan terus dipertahankan,” pesannya.

Usai dibuka, tumpeng yang sudah ditata di sepanjang jalan pinggir sungai dan di atas panggung didoakan dan dinikmati bersama. Siapapun yang hadir bebas menentukan sajian yang ada. Mau tumpeng nasi kuning atau nasi putih.

“Ini wujud syukur atas nikmat dan anugerah dari Tuhan. Mari kita nikmati bersama,” ujar Marsudi, Ketua Kampung Wisata Dewa Bronto.

Makan bersama atau dahar kembul pun berlangsung seru. Gelaran moral yang berfungsi menjaga kebersamaan ini pun begitu dirasakan. Warga Brontokusuman dan sekitarnya, ibarat Lowanu dan tamu lain berbaur menjadi satu.

Sembari menikmati tumpeng, atraksi budaya di tengah kali dimulai. Seorang Resi Sungai berdoa dengan tetembangan Jawa. Dan prosesi diakhiri dengan menebar bibit ikan di Sungai Code yang mengalir di daerah Kampung Wisata Dewa Bronto.

Mengangkat tema “Raja Melawan Arus”, atraksi ini bermakna bahwa pemimpin seharusnya dapat menjadi tokoh yang selalu memberi pola dan mengajak semua warga untuk ‘melawan arus’ dengan sikap dan tindak tanduk menolak budaya atau sikap yang tidak pantas atau tidak baik.

Atraksi doa sang resi di Kali Code yang mengalir cukup deras ini menjadi puncak program siang itu. Malam harinya program dilanjut dengan pasar seni dan pentas seni. Hari Minggu (23/4/2017) ada program pasar seni dan mancing bersama.

Menpar Arief Yahya menilai acara budaya yang bernuansa tradisi ibarat ini tolong-menolong menjadi atraksi yang punya daya pikat tinggi. Joglosemar kaya dan kental akan tradisi turun temurun ini.

“Di Calender of Events sebaiknya muncul, untuk dipromosikan lebih masif ke mancanegara,” kata Arief Yahya.

Pasar Eropa, kata dia, tertarik dengan nuansa tradisi ibarat ini. “Budaya itu berlaku hukum, semakin dilestarikan, semakin menyejahterakan,” kata Arief Yahya.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.