Rencana Sp Ii Peternakan Ayam Di Geopark Masih Tanda Tanya

Posted on

Peternakan ayam PT Widodo Makmur Unggas di Geopark Gunung Sewu, Gunungkidul, Yogyakarta (Istimewa/Cahyo)

Gunungkidul – Rencana surat peringatan kedua (SP II) kepada peternakan ayam PT Widodo Makmur Unggas di Geopark Gunung Sewu belum ada titik terang. Pemkab Gunungkidul jadi hemat bicara.

“Saya barusan pulang dari Jakarta, aku masih rapat. Jangan diperpanjang lagi,” kata Sekda Gunungkidul Drajat Ruswandono ketika dihubungi wartawan, Jumat (14/9/2018) sore.

Drajat tidak menjelaskan secara detail maksud perkataannya. Dia juga enggan menjelaskan lebih rinci terkait langkah pemkab dalam merespon peternakan ayam berlokasi di Dusun Tonggor, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul itu.

Padahal ketika ditemui wartawan pada Rabu (12/9) lalu, Drajat menjelaskan pemkab akan melayangkan SP II terhadap pengelola peternakan di Geopark Gunung Sewu dalam waktu dekat.

“Ini (hasil) rapat tadi ya mungkin besok atau lusa sudah dilayangkan (SP II),” kata Drajat ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (12/9) sore.


Kala itu, Drajat menuturkan alasan pemkab hendak melayangkan SP II alasannya pengelola peternakan ayam belum mempunyai IMB dan dokumen Amdal. Akan tetapi, perusahaan tersebut telah mendirikan bangunan.

“Izin belum selesai, gres diajukan tetapi sudah membangun fisik (peternakan ayam). Ini yang kadang kala kami di tingkat tataran teknis tidak tahu betul menyerupai apa di lapangan,” dalihnya.


Sebelumnya, Bupati Gunungkidul Badingah menjelaskan, PT Widodo Makmur Unggas tidak menyalahi Perda RTRW hanya saja belum mempunyai IMB dan Amdal. Kecamatan Semanu ialah wilayah yang ditetapkan sebagai daerah pengembangan ternak unggas.

Peternakan ayam milik PT Widodo Makmur Unggas seluas sekitar 20 hektare di Tonggor menjadi polemik. Penyebabnya alasannya peternakan ayam tersebut berlokasi di daerah lindung karst. Tak hanya itu, keberadaan peternakan tersebut dikhawatirkan mencemari sungai bawah tanah di bawah Geopark Gunung Sewu.

Diduga, peternakan ayam ini melanggar Perda Kabupaten Gunungkidul No 6/2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2010-2030. Aturan yang dilanggar bukan soal lokasinya, tapi cara pembangunannya yang merusak alam.

Pasal 75 aksara d menegaskan bahwa acara di Zona Kawasan Lindung Geologi yang dihentikan ialah acara yang berpotensi merusakkan bentukan karst dan ekosistem karst. Namun Cahyo Alkantana, pengelola Gua Jomblang dan daerah Geopark Gunung Sewu di Gunungkidul, DI Yogyakarta, sekaligus Ketua Asosiasi Wisata Goa Indonesia (ASTAGA), memberi kesaksian peternakan ayam ini sudah membabat 5 bukit karst!

“Saya sudah tiba ke sana dan survei langsung. 5 Conical karst sudah dipenggal menjadi lahan rata. Itu ada peraturannya dan ada undang-undang tertulis. Siapapun yang mengubah bentang alam daerah karst sudah termasuk ranah aturan pidana,” katanya kepada detikTravel, Rabu (12/9).

Tonton juga ‘Peternakan Ayam di Geopark Gunung Sewu Makara Polemik’:

[Gambas:Video 20detik]


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.