Reaktor Nuklir Fukushima Di Jepang Jadi Destinasi Wisata, Berani Coba?

Posted on

Ilustrasi Reaktor Nuklir Fukushima (Athit Perawongmetha/Getty Images)

Fukushima – Reaktor Nuklir Fukushima di Jepang pernah meledak mahir tahun 2011 silam. Oleh satu operator tur, bekas zona bencana ini dijadikan destinasi wisata. Berani liburan ke sini, traveler?

Reaktor Nuklir Fukushima Daichii, begitulah nama lengkap reaktor nuklir yang terletak di Prefektur Fukushima, Jepang ini. Reaktor tersebut pernah terkena dampak bencana gempa bumi Tohoku 11 Maret 2011 silam.

Akibatnya, salah satu reaktornya mengalami kebocoran dan limbah radioaktif pun mencemari lingkungan. Wilayah di sekitar reaktor nuklir itu pun terkena imbasnya. Kini, zona terdampak bencana nuklir kolam kota mati, sama menyerupai Kota Chernobyl di Ukraina.

Namun, penduduk Fukushima tak ingin berlarut-larut dalam kesedihan. Mereka ingin berdiri dengan cara mengakibatkan zona terdampak bencana nuklir menjadi destinasi wisata bencana, layaknya yang sanggup traveler jumpai di Chernobyl, atau bahkan di sekitar Gunung Merapi, Yogyakarta.

Sebuah operator tur dari Jepang berjulukan NPO Nomada pun menciptakan paket wisata bencana ke sekitar wilayah terdampak Reaktor Fukushima. Dilihat detikTravel dari situs resminya, Jumat (30/9/2016), operator tur ini sudah mulai menciptakan paket wisata ke Fukushima semenjak 2012 silam, sempurna setahun sehabis bencana nuklir terjadi.

Hiroshi Miura, CEO NPO Nomada menyampaikan wangsit awal dari proyek ini didapatnya dari Hiroki Azuma, penulis buku wacana wisata kelam di Chernobyl. Hiroshi menganggap orang-orang juga perlu mengetahui bagaimana bencana nuklir tersebut sanggup terjadi, dengan mata kepala mereka sendiri.

Namun pemerintah Jepang sendiri menganggap tidak selayaknya lokasi bekas bencana Fukushima dijadikan sebagai sebuah destinasi wisata. Meski menjadi kontroversi, Hiroshi tetap menjalankan tur ini dan beliau mengklaim menerima banyak klien wisatawan yang ingin tau ingin melihat-lihat wilayah di sekitar ledakan Reaktor Fukushima.

Hiroshi mengklaim paket wisatanya aman, alasannya ialah traveler akan dibekali dengan pakaian khusus yang sanggup melindungi badan dari imbas radiasi nuklir. Kepada media Sputnik News, Hiroshi mengungkapkan bahwa jumlah wisatawan yang ikut paket turnya mengalami kenaikan setiap tahunnya.

“Di tahun 2012, aku mulai organisasi non profit Nomada, dan mulai menjalankan bisnis tur wisata di area 20 Km sekitar Reaktor 1 Fukushima. Di tahun 2014, hanya sendirian, punya klien lebih dari 5.000 orang. Di tahun 2015, pemandu dan sukarelawan lain mulai bergabung, dan ada kurang lebih 10.000 orang yang ikut tur saya,” kata Hiroshi menyerupai ditulis Sputnik News.

Hiroshi memprediksi, di tahun 2036 traveler sudah sanggup berkunjung ke sekitar Reaktor Fukushima tanpa pakaian pengaman. Kasus kematian pribadi akhir radiasi nuklir hingga ketika ini memang belum tercatat. Namun jumlah penderita kanker tiroid di Fukushima mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Berani liburan ke sini, traveler?


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.