Puncak Kayangan Surocolo, Spot Sunset Manis Di Bantul

Posted on

Puncak Kayangan Surocolo di Bantul (Usman/detikTravel)

Bantul – Selama ini nama Bantul mungkin kurang terkenal sebagai destinasi wisata. Namun jangan salah, di sana ada spot gres untuk melihat sunset.

Menikmati pemandangan matahari karam (sunset) di atas Puncak Bukit Kayangan, plus pemandangan Pantai Selatan di sore hari dapat dinikmati di Kabupaten Bantul, Daerah spesial Yogyakarta (DIY).

Pemandangan sunset dan Pantai Selatan di sore hari ini dapat dinikmati di Puncak Kayangan Surocolo, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul.

Di daerah ini wisatawan dapat menyaksikan dengan mata telanjang proses tenggelamnya matahari di ufuk barat. Dengan pemandangan yang indah, kini objek wisata di Pedukuhan Ngreco ini mulai banyak dikunjungi.

Menurut Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Surocolo, Rutijo, Puncak Kayangan di area perbukitan di Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong sudah ada semenjak zaman dulu kala.

Sementara ketika ini masyarakat setempat hanya mencoba melestarikan Puncak Kayangan, salah satunya dengan memperkenalkan ke wisatawan supaya daerah ini lebih diperhatikan.

“Kami generasi-generasi kini hanya menyebarkan potensi yang ada saja,” ujar Rutijo pada detikTravel, Jumat (21/4/2017)

Menurut dia, dongeng yang berkembang di tengah-tengah masyarakat menyebut Puncak Kayangan yaitu perwujudan daerah tinggal dewa. Sehingga daerah tersebut dianggap daerah sakral atau daerah suci, berbeda dengan tempat-tempat lainnya.

Selain dapat menikmati sunset, wisatawan yang berkunjung ke Puncak Kayangan juga dapat menikmati sejumlah makanan khas warga setempat. Seperti sego sangit sambel kopi, wedang ereng-ereng yang menjadi sajian utama andalan warga memanjakan pengunjung. Kuliner khas warga ini terasa istimewa, layaknya makanan khas Nusantara yang kaya rempah.

Belum cukup dengan itu, wisatawan yang mampir di Puncak Kayangan juga dapat menikmati pemandangan Gua Jepang. Gua ini yaitu saksi bisu sejarah, jikalau di area perbukitan Pundong pernah dijadikan benteng pertahanan Jepang sewaktu menguasai wilayah Hindia Belanda antara 1942-1945. Gua ini dimanfaatkan Jepang untuk mengintai musuh yang tiba dari Pantai Selatan.

 Wisatawan yang memadati Puncak Kayangan Surocolo (Usman/detikTravel) Wisatawan yang memadati Puncak Kayangan Surocolo (Usman/detikTravel)


Salah seorang wisatawan, Ajeng mengaku puas dengan pemandangan alam dan pemandangan sejumlah obwis di Puncak Kayangan Surocolo. Menurut dia, daerah ini dapat dijadikan referensi untuk menghilangkan kepenatan rutinitas sehari-hari.

“Selain dapat melihat pantai, juga dapat melihat hamparan persawahan hijau dari atas Bukit Puncak Kayangan,” ujar Ajeng.

Bagi wisatawan yang tertarik menuju objek wisata gres ini, dapat mengambil rute Jalan Parangtritis, sesudah Jembatan Opak belok kiri kemudian ada petunjuk arah ke Gua Jepang.

Sesampainya di Gua Jepang cukup ikuti jalan beraspal, hingga hingga area gua tertinggi dengan sebuah gasebo di puncaknya. Perjuangan memang, tapi setara dengan keindahannya.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.