Pilih Mana, Merokok 2 Pak Sehari Atau Liburan?

Posted on

Foto: Rengga Sancaya

Jakarta – Masyarakat Indonesia rata-rata mengonsumsi 2 pak rokok dalam sehari. Dengan jumlah uang yang sama untuk rokok, kita sudah sanggup liburan sederhana. Pilih mana?

Hasil penelitian ilmiah Prof Hasbullah Tabrani dari Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan (PKEKK) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI Depok, menyebutkan bahwa harga rata-rata 1 pak rokok di Indonesia sebesar Rp 15.000. Sementara, tingkat konsumsi masyarakat Indonesia terhadap rokok, mencapai 2 pak dalam sehari.

Itu berarti, kalau dirupiahkan nilainya rata-rata mencapai Rp 30.000 dalam satu hari. Atau bila harga rokok dinaikkan sampai mencapai Rp 50.000, angka tersebut membengkak sampai mencapai Rp 100.000 dalam sehari, hanya untuk konsumsi rokok saja.

Angka itu tentu saja sudah termasuk dalam hitungan mahal, alasannya yakni sejatinya ada banyak hal-hal lain yang lebih bermanfaat untuk dilakukan dengan uang Rp 30.000, atau bahkan Rp 100.000. Misalnya saja, teladan konkretnya yakni liburan.

Liburan, meskipun bukan kebutuhan primer, namun tetap penting juga semoga kita tidak terlalu stress, dan sanggup sedikit meringankan beban pikiran. Liburan penting juga untuk kesehatan mental dan jiwa kita.

Sejauh penelusuran detikTravel, Selasa (30/8/2016), ada banyak tempat liburan di Indonesia yang harga tiket masuknya jauh lebih murah daripada harga 2 pak rokok. Bahkan beberapa diantaranya gratis, alias tidak membutuhkan satu sen pun uang.

Contohnya saja wisata ke Kawasan Kota Tua Jakarta. Untuk menjelajah aneka bangunan kuno nan manis bergaya kolonial ini, traveler tidak akan dikenai biaya apapun. Untuk masuk ke museumnya, contohnya Museum Bank Mandiri atau Museum Wayang, harga tiketnya hanya Rp 2.000 saja, lebih murah dari harga 1 pak rokok. Naik KRL ke daerah Kota Tua pun tidak lebih dari Rp 5.000.

Aneka museum keren juga harga tiketnya lebih murah dari harga 1 pak rokok. Museum Nasional dan Museum Fatahillah hanya mematok Rp 5.000 saja untuk dewasa, dan Rp 2.000 untuk bawah umur sebagai tiket masuknya. Sementara Museum Basoeki Abdullah lebih murah lagi, tiketnya hanya Rp 2.000 saja.

Kalau ingin melihat pemandangan yang hijau dan penuh satwa, tiba ke Kebun Binatang Ragunan, harga tiketnya hanya Rp 4.000 saja. Beranjak ke destinasi yang agak sedikit jauh, Kebun Raya Bogor harga tiketnya hanya Rp 15.000, lebih murah dari ongkos merokok dalam sehari yang mencapai Rp 30.000.

Seandainya harga rokok dinaikkan sampai Rp 50.000 per pak sekalipun, uang yang dihabiskan untuk konsumsi rokok dalam sehari, sanggup kita gunakan untuk liburan ke luar kota. Banyak destinasi di Bandung, Semarang, bahkan Malang yang sanggup dijangkau dengan harga kurang dari Rp 100 ribu.

Caranya uang Rp 100.000 yang seharusnya untuk merokok dalam sehari ditabung selama seminggu, gres kemudian sanggup digunakan untuk liburan. Harga tiket ekonomi ke luar kota pun hanya sekitar Rp 60-120 ribu. Penginapan murah juga banyak tersebar di luar kota.

Museum Angkut harga tiketnya hanya Rp 60.000, Tangkuban Perahu hanya Rp 20.000, Lawang Sewu hanya Rp 10.000 dan masuk daerah Bromo hanya Rp 27.500. Belum lagi kalau kita ke Yogyakarta atau Solo, untuk masuk ke Candi Prambanan dan Borobudur hanya dipatok sebesar Rp 30.000, sementara jalan-jalan di Alun-alun Kidul atau Malioboro gratis. Semuanya lebih murah dari konsumsi rokok per hari, kalau harga rokok dinaikkan sampai sebesar Rp 50.000.

Jika mau berpikir jernih dan sedikit berhitung, dalam sebulan saja kita tidak merokok, uangnya sudah sanggup kita pakai untuk liburan sederhana bersama keluarga. Tidak perlu ke destinasi yang jauh dulu, ke sekitar tempat kita tinggal juga bisa.

Yang terpenting yakni azas manfaat yang didapatkan oleh traveler, dengan uang sebesar Rp 30.000 atau Rp 100.000 sekalipun, yang biasanya digunakan untuk konsumsi rokok dalam satu hari. Jadi, pilih rokok 2 pak sehari atau pergi liburan?


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.