Liburan Ke Riau, Bawa Buah Ini Sebagai Oleh-Oleh

Posted on

Salak Riau (Chaidir Tanjung/detikTravel)

Riau – Buah salak kerap dikenal dari Yogyakarta atau Banjarnegara. Tapi Riau sekarang mempunyai salak unggulan yang sedang dikembangkan. Apa itu?

Hal itu sedang dilakukan oleh masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau. Salak ini perpaduan antara salak asal Tapanuli Sumatera Utara dengan salak Gading asal Jawa.

Penasaran akan rasanya buah salak asal Rohul itu, Gubernur Riau Arsyadjuliandi ‘Andi’ Rachman mendatangi kebun salak milik warga di Desa Rambah Muda Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Ia eksklusif merasakan salak yang diberi nama salak ‘Pusaka’ khas Rokan Hulu tersebut.

Salak pusaka ini merupakan salak plesteran atau perkawinan antara Salak Sibakua Sidempuan daerah Tapanuli Selatan Sumut dengan Salak Gading. Nama salak Pusaka sendiri diciptakan sebagai khas salak dari Rokan Hulu.

Andi terlihat serius ikut memanen eksklusif ke pokok Salak pusaka milik warga berjulukan Musiran tersebut. Usai memetik langsung, Andi didampingi Bupati eksklusif merasakan buah yang mempunyai kadar air itu.

“Salaknya yummy rugi jikalau tidak dicicip, ini luar biasa dan harus dikembangkan, kita, “ujar Andi dikala merasakan salak milik Musiran.

Andi juga merasakan beberapa biji salak yang eksklusif dipetiknya tersebut dan sempat berkeliling di kebun milik Musiran.

“Bagaimana ke depan semoga nama salak Pusaka ini dipatenkan sebagai salak yang diciptakan variates gres di Rokan Hulu, “ujarnya.

Selain memanen salak, Andi Rachman juga di Desa Rambah Muda sempat menanam lada, di mana masyarakat di Desa Rambah Muda juga membuatkan flora lada tersebut.

Sementara itu, pemilik kebun salak Musiran mengakui hasil salak kebunnya selama ini cukup membantu kebutuhan keluarganya, alasannya yakni Musiran juga berhasil menyekolahkan tiga anaknya sampai S2. Semua itu didapatnya dari hasil kebun salaknya.

“Saya punya anak empat dua S1 dan satu S2 lalu satu lagi SMA. Alhamdulillah cukup membantu kami untuk kebun salak ini, “ujar Musiran.

Musiran mengaku mempunyai luas kebun salak setengah hektare dan menurutnya cukup menghasilkan. Untuk itu menurutnya ke depan dirinya akan menciptakan bibit sebanyak – banyaknya untuk melestarikan flora Salak Pusaka tersebut.

“Ke depan alasannya yakni sudah didukung pemerintah maka akan saya buat bibit sebanyak-banyaknya untuk melestarikan flora ini, “ujarnya.

Musiran juga memberikan berharap ke depannya Desa Rambah Muda menjadi pusat perkebunan Salak Pusaka dan sanggup menjadi Agrowisata dan sanggup menjadi tujuan wisata di Rohul.

“Kami akan kembangkan ini dengan maksimal, sehingga sanggup menjadi pusat salak dikenal di Riau, “ujar Musiran.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.