Libur Natal Tahun Baru, Kawasan Wisata Di Gunungkidul Dipetakan

Posted on

Foto: Salah satu pantai di Gunungkidul (Pradito Rida Pertana/detikTravel)

Gunungkidul – Liburan Natal dan Tahun Baru akan tiba sebentar lagi. Dinas Pariwisata Gunungkidul pun memetakan tempat wisata di sana sesuai dengan daya tariknya.

Bulan Desember selalu identik dengan demam isu libur panjang, mengingat di bulan tersebut terdapat dua perayaan yakni Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menjelang masa libur tersebut, tentunya masyarakat telah menyusun rencana terkait destinasi wisata yang hendak dituju.

Salah satunya Kabupaten Gunungkidul, yang menjadi salah satu tempat favorit untuk dikunjungi wisatawan ketika libur panjang tiba. Terlebih, wisata Pantai di Kabupaten tersebut menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.

Karena itu, Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Gunungkidul memetakan banyak sekali destinasi wisata sesuai dengan daya tariknya masing-masing. Di mana hal itu bertujuan untuk memudahkan wisatawan mengunjungi destinasi wisata sesuai dengan kebutuhan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, Dinpar telah memetakannya dengan pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata (KSP). Menurutnya, keberadaan KSP sesuai dengan perda (Perda) Kabupaten Gunungkidul nomor 3 Tahun 2014.

“Pengembangan KSP yakni bab untuk mendistribusikan wisatawan atau mengatur pergerakan wisatawan. Sehingga wisatawan sanggup mengunjungi tempat wisata lain yang punya daya tarik khusus serta sesuai dengan kebutuhan wisatanya,” katanya ketika ditemui di ruangannya, Kantor Dinpar Gunungkidul, Jalan KH. Agus Salim No.126, Dusun Ledoksari, Kepek, Wonosari, Gunungkidul, Kamis (13/12/2018).

Lanjut Hary, Dinpar telah mengklasifikasikan KSP menjadi 6 jenis berdasarkan daya tarik dan keunggulan masing-masing tempat wisata. Menurutnya, hal tersebut bukan tanpa alasan dan semata-mata menciptakan wisatawan tak perlu gundah memilih destinasi yang sesuai dengan ketertarikannya masing-masing.

“Contohnya KSP I itu memang didominasi tempat Pantai. Tapi ada juga tempat wisata non Pamtai yang punya daya tarik khusus dengan menonjolkan unsur kebudayaan yang dimiliki,” ujarnya.

Dijelaskan Hary, KSP I mencakup Pantai Watu Gupit, Pantai Bekah, Pantai Grigak, Pantai Ngunggah, Pantai Nguyahan, Pantai Torohudan sebagai tempat wisata pantai berbasis relaksasi dan petualangan. Sedangkan untuk tempat wisata berbasis pendaratan ikan mencakup Pantai Gesing, Pantai Ngrenehan.

Dilanjutkan Pantai Ngobaran sebagai tempat wisata pantai berbasis budaya dan keagamaan. Untuk wisata non Pantai antara lain menyerupai Goa Cerme sebagai tempat wisata susur gua dan budaya, Hutan Wisata Turunan (geosite) sebagai tempat wisata berbasis konservasi dan pendidikan, Goa Langse, Pesangggrahan Gumbirowati, Wonokobaran, Pertapaan kembang Lampir dan Cupu Panjolo sebagai tempat wisata budaya.

Selain itu, terdapat program kesenian yang sanggup dinikmati di KSP I menyerupai kesenian tradisional Gejog Lesung, Jaran Jambul, Reog dan Jathilan. Serta tradisi pelestarian tradisi kebudayaan yakni Rasulan, Sedekah Laut, dan Labuhan.

Libur Natal & Tahun Baru, Tempat Wisata di Gunungkidul DipetakanFoto: Pantai Baron (Usman Hadi/detikTravel)

Untuk KSP II, lanjut Hary, mempunyai daya tarik tempat wisata berbau kuliner seperti, Pantai Baron, Pantai Drini, Pantai Ngandong sebagai tempat wisata pantai berbasis pendaratan ikan, kuliner hasil maritim dan wisata keluarga.

Selain itu, ada pula Pantai Kukup sebagai tempat wisata Pantai berbasis wisata pendidikan keanekaragaman hayati laut. Serta Pantai Sanglen sebagai tempat wisata berbasis wisata konservasi.

“Kalau wisata Pantai berbasis wisata keluarga dan relaksasi itu di Pantai Sepanjang, Pantai Watu Kodok, Pantai Sarangan, Pantai Krakal, Pantai Slili, Pantai Sadranan, Pantai Watu Lawang, Pantai Sundak, Pantai Somandeng, Pantai Pulang Sawal, dan Pantai Pok Tunggal,” katanya.

Ada pula Baron Agro Forestry Technopark sebagai tempat wisata berbasis wisata pendidikan dan Gua Maria Tritis sebagai tempat wisata berbasis wisata ziarah.

Sedangkan KSP III mencakup tempat Pantai yang mempunyai daya tarik wisata berbasis petualangan dan relaksasi menyerupai Pantai Ngutun, Pantai Timang, Pantai Jogan dan Pantai Siung. Untuk Pantai Wediombo dan Pantai Jungwok masuk tempat wisata Pantai berbasis wisata konservasi, relaksasi dan keluarga. Serta Pantai Sadeng sebagai tempat wisata pantai berbasis wisata pelabuhan dan perikanan.

“Di KSP III terdapat juga tempat wisata berbasis konservasi dan pendidikan non Pantai seperti, Taman Keanekaragaman Hayati Bajo, Taman Keanekaragaman Hayati Koesnadi Hardjosoemantri, Gunung Batur dan Bengawan Solo Purba (geosite),” ucapnya.

Libur Natal & Tahun Baru, Tempat Wisata di Gunungkidul DipetakanSunset di Nglanggeran (Basri Bachtiar/d’traveler)

Adapun untuk KSP IV sampai VI diisi tempat wisata non Pantai. Merujuk data yang diperoleh detikcom dari Dinpar Gunungkidul, KSP IV mempunyai daya tarik wisata alam berupa pegunungan dan penderasan dengan pendukung wisata pendidikan, konservasi dan petualangan. Berikut tempat wisata tersebut :

– Gunung Api Purba Nglanggeran (geosite), Gunung Butak, dan penderasan Banyunibo sebagai tempat wisata alam berbasis wisata pendidikan, keluarga dan petualangan.

– Kebun Buah Durian dan Kakao serta pasar buah di Kecamatan Patuk sebagai tempat wisata alam berbasis wisata pendidikan dan keluarga.

– Taman Hutan Raya Bunder sebagai tempat wisata alam berbasis wisata konservasi, pendidikan, keluarga dan petualangan.

– Telaga Kemuning, Lokasi Out Bound Jelok sebagai tempat wisata alam berbasis wisata pendidikan, konservasi dan relaksasi.

– Hutan Wanagama sebagai tempat wisata alam berbasis wisata pendidikan dan konservasi.

– Air Terjun Sri Getuk, Gua Rancang Kencana sebagai tempat wisata alam berbasis wista pendidikan, keluarga, dan petualangan.

– Kerajinan Batik Kayu Bobung sebagai tempat wisata berbasis wisata pendidikan dan budaya.

Libur Natal & Tahun Baru, Tempat Wisata di Gunungkidul DipetakanGoa Pindul (apryanto/d’Traveler)

Sedangkan KSP V terdiri dari tempat wisata yang didominasi Goa dengan daya tarik unggulan berupa bentang alam karst. Adapun tempat wisata tersebut mencakup :

– Goa Pari, Goa Si Oyot, Goa Ngingrong, Goa Paesan, Goa Cokro, Goa Gremeng, Goa Nglengket, Goa Seropan (Gombang-Ngeposari), Goa Bribin, Goa Jlamprong dan Goa Song Gilap sebagai tempat wisata alam bentang alam karst, berbasis wisata pendidikan dan petualangan.

– Goa Braholo sebagai tempat wisata alam bentang alam karst berbasis wisata pendidikan dan budaya.

– Goa Pindul, Goa Sriti, Kali Suci, Goa Gelatik, Goa Buri Omah, Goa Jomblang, Goa Grubug sebagai tempat wisata alam bentang alam karst, berbasis wisata susur sungai bawah tanah.

– Bendungan Simo/Dam Beton, Water Byur, Susur Sungai Oyo, Telaga Jonge, dan Telaga Mliwis Putih sebagai tempat wisata alam berbasis wisata tirta.

– Gunung Kendil sebagai tempat wisata alam berbasis wisata pendidikan dan relaksasi.

– Situs Megalitikum Sokoliman, Makam ki Ageng Giring, dan Makam Ki Ageng Wonokusumo sebagai tempat wisata berbasis wisata budaya.

Terakhir, KSP VI terdiri dari tempat wisata non Pantai dengan mengusung daya tarik unggulan yang sarat akan nilai budaya serta sejarah menyerupai :

– Petilasan Gunung Gambar dan Candi Risan sebagai tempat wisata alam pegunungan berbasis wisata sejarah, pendidikan dan budaya.

– Taman Keanekaragaman Hayati Hutan Wonosari sebagai tempat wisata alam pegunungan berbasis pendidikan, konservasi dan budaya.

– Air Terjun Jurug sebagai tempat wisata alam berbasis keluarga.

– Kebun Buah Mangga Malam sebagai tempat wisata alam pegunungan berbasis pendidikan, keluarga.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.