Launching Perdana Coe 2019, Kemenpar Bakal Subsidi Rp 1 M Untuk Ntb

Posted on

Foto: kemenpar

Jakarta – Calendar of Event (CoE) terbaik dideklarasikan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk 2019. NTB pun jadi provinsi pertama yang melaunching CoE-nya, dari 18 event, 22% slot di antaranya masuk 100 Top Event Nasional.

“NTB sekarang hadir dengan spirit baru. Berkat pinjaman dari Presiden Joko Widodo dan Kemenpar, kami bersemangat menyongsong tahun 2019. Dengan komposisi event menyerupai ini, kami optimistis sanggup meraih sasaran 4 Juta kunjungan wisatawan di 2019,” ungkap Gubernur NTB Zulkieflimansyah, dalam keterangan tertulis, Minggu (30/12/2018).

Total ada 18 event yang disiapkan #CalendarOfEventNTB2019. Prosesi launching-nya dilakukan Sabtu (29/12/2018) pukul 10.00-12.35 WIB di Terminal 3 (T3U) Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. Dari total event yang dirilis, 4 slot berstatus 100 Top Event Nasional, yaitu Festival Pesona Bau Nyale, Tambora, Moyo, sampai Khazanah Ramadhan.

Pulau Seribu Masjid ini ditargetkan 4 juta kunjungan wisatawan dengan rincian baik lokal maupun mancanegara masing-masing 2 juta. Target ini realistis sebab, NTB mempunyai destinasi dengan merk luar biasa.

“NTB sangat eksotis, baik alam atau budayanya. Untuk itu, perlu sinergi berpengaruh dengan banyak pihak untuk optimalisasi potensi NTB tersebut,” terangnya.

Demi mengoptimalkan program, pinjaman pun diberikan Kemenpar. Empat kegiatan 100 Top Event Nasional milik NTB akan disubsidi Rp 1 miliar per event. Kemasan terbaik juga akan diberikan melalui pemakaian kostum, musik, koreografi, sampai konsep karnavalnya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun menerangkan, NTB menjadi provinsi pertama yang me-launching CoE 2019.

“Kami ucapkan selamat atas launching CoE NTB untuk 2019. NTB jadi provinsi pertama di Indonesia yang melaunching CoE-nya untuk tahun depan. Mereka mempunyai 4 kegiatan dengan status 100 Top Event Nasional. Jumlah ini sangat banyak lantaran setiap provinsi idealnya hanya 3 event yang masuk,” terang Arief.

Mendukung atraksi luar biasa NTB, lanjut Arief, skenario besar juga sudah disiapkan Kemenpar. Memakai konsep Branding, Advertising, Selling (BAS), seluruh link media promosi milik Kemenpar di mancanegara khususnya akan menayangkan TVC eksotisme Lombok-Sumbawa. Berikutnya, didorong dengan kekuatan media sosial. Ada juga famtrip, misi penjualan ke kota dan originasi utama, event MICE, sampai penyusunan paket tour.

“Sejak awal 2019, branding Lombok-Sumbawa akan dilakukan masif. Cara ini efektif untuk menarik wisman. Setelah itu, gres media sosial,” kata Arief.

Arief pun optimis, pariwisata NTB akan pulih kembali. Apalagi, Pulau Seribu Masjid ini mempunyai merk berpengaruh sebagai destinasi wisata halal. Mengacu Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2018, NTB ini berada di urutan pertama dengan nilai 58. Kedua, ialah Aceh, kemudian Jakarta di posisi 3. Pada 2016, NTB bahkan memenangkan 3 award di World Halal Tourism Award.

“Target kunjungan wisatawan ke NTB akan tercapai. Selain alam dan budayanya yang kuat, NTB ini punya image bagus. NTB berpengaruh di halal tourism. Status halal ini justru menguntungkan NTB dalam menarik kunjungan wisman. Setelah mendeklarasikan status halal tourism, arus masuk wisman justru naik 50%. NTB tidak lagi di bawah bayang-bayang Bali,” ujar Arief.

Lebih lanjut, Arief menambahkan, NTB juga diuntungkan oleh aspek aksesibilitas. Bandara Internasional Lombok terkoneksi eksklusif dengan Malaysia dan Singapura. Ada 2 maskapai yang menghubungkan rute ini, yaitu Silk Air dan AirAsia. NTB juga terkoneksi dengan kota besar Makassar, Surabaya, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Banjarmasin, dan Bali. Maskapainya Lion Air, Garuda Indonesia, Citilink, dan Batik Air.

“Kami akan bantu NTB mewujudan sasaran 4 Juta wisatawan. Event-event NTB akan dikunjungi banyak wisatawan. Selain unik dan menarik, aksesibilitas di NTB bagus. Semuanya normal di sana. Yang jelas, NTB dengan atraksi yang dimiliki sudah siap mendapatkan kehadiran wisatawan,” tegas Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani Mustafa.

Adapun amenitas di Pulau Seribu Masjid secara umum sudah berfungsi baik. Aspek amenitas di wilayah Lombok Selatan bahkan sudah beroperasi penuh 100%. Untuk zona Lombok Tengah sudah tercapai 75%, kemudian Lombok Utara sudah bergulir 50%.

Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Ricky Fauziyani mengatakan, CoE siap digelar penuh di NTB.

“Untuk fasilitas sudah tidak ada masalah. Semua sudah siap. Event-event yang masuk CoE ini sanggup digelar secara penuh. Amenitas di NTB sudah siap dari beberapa bulan terakhir. Perkembangan fase recovery #NTBBangkit ini positif,” tutur Ricky.

Mengusung tema ‘The Spirit of Lombok-Sumbawa’, #CalendarOfEventNTB2019 akan didukung dengan paket wisata terbaik. Ada beberapa opsi paket yang sanggup dipilih wisatawan. Sebut saja Paket NTB Bangkit 4D3N, Paket NTB Bangkit 5D4N A dan B, 4D3N Voluntour Lombok Sumbawa Recovery, sampai 5D4N Exotic Voluntour Authentic Sasak Tribe. Selain itu, ada 5D4N Voluntour Gili T Coral Re-Plantation.

“Paket-paket wisata terbaik ini akan efektif mendukung wisatawan. Selain menikmati event, wisatawan juga sanggup menikmati sisi eksotis lain dari NTB. Semua dibentuk menarik. Yang jelas, ada banyak experience unik dan berbeda yang akan diberikan kepada wisatawan,” tutup Kabid Pemasaran Area II Regional III di Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Hendry Noviardi.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.