Klhk Sebut Peternakan Ayam Di Gunung Sewu Itu Pelanggaran

Posted on

Briefing Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (Masaul/detikTravel)

Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) angkat bicara soal peternakan ayam di Geopark Gunung Sewu, Gunungkidul. Menurut mereka itu pelanggaran.

KLHK menegaskan segala kegiatam yang ada di daerah yaitu kewenangam kabupaten atau provinsi. Namun, pemerintah ingin memperjelas bahwa ada hal-hal yang harus dipatuhi.

“Itu jadi masalah. Pertama, itu geopark lokasinya. Jika tata ruang nggak sesuai, geopark itu sendiri daerah lindung, pertanyannya acara apa yang boleh dan nggak boleh,” kata staf Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan/atau Kegiatan KLHK, Erik di sela-sela briefing media di Gedung Mandala Wanabakti, KLHK, Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Kalau peternakan itu hingga memapras bukit di kawasan geopark, Erik menyebut acara itu sanggup dibatalkan. Pihak peternakan sanggup menerima denda hingga pidana alasannya yaitu belum berizin sehabis berkegiatan.

“Kalau acara itu nggak diperbolehkan semua izin batal. Itu pelanggaran dari segi ruang. Izinnya batal, mapras bukit,” imbuh dia.

Oleh alasannya yaitu itu, sebelum bikin perjuangan harus ada Amdal atau izin sejenis lainnya kalau perjuangan skala kecil. Karena kalau dilanggar sanggup berpotensi pidana.

“Dari segi ruang nggak tetap nggak boleh, batal semua izinnya. Jika ruangnya boleh, wajib Amdal. Berpotensi pidana untuk perusahaan maupun yang bertanggung jawab atas acara itu,” kata dia.

Sebelumnya, peternakan ayam milik PT Widodo Makmur Unggas seluas sekitar 20 hektare di Tonggor menjadi polemik. Penyebabnya alasannya yaitu peternakan ayam tersebut berlokasi di daerah lindung karst. Tak hanya itu, keberadaan peternakan tersebut dikhawatirkan mencemari sungai bawah tanah di bawah Geopark Gunung Sewu.

Diduga, peternakan ayam ini melanggar Perda Kabupaten Gunungkidul No 6/2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2010-2030. Nah, aturan yang dilanggar bukan soal lokasinya, tapi cara pembangunannya yang merusak alam.

Pasal 75 abjad d menegaskan bahwa acara di Zona Kawasan Lindung Geologi yang dihentikan yaitu acara yang berpotensi merusakkan bentukan karst dan ekosistem karst. Namun Cahyo Alkantana, pengelola Gua Jomblang dan daerah Geopark Gunung Sewu di Gunungkidul, DI Yogyakarta, sekaligus Ketua Asosiasi Wisata Goa Indonesia (ASTAGA), memberi kesaksian peternakan ayam ini sudah membabat 5 bukit karst!

“Saya sudah tiba ke sana dan survei langsung. 5 Conical karst sudah dipenggal menjadi lahan rata. Itu ada peraturannya dan ada undang-undang tertulis. Siapapun yang mengubah bentang alam daerah karst sudah termasuk ranah aturan pidana,” katanya kepada detikTravel, Rabu (12/9).


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.