Kalibiru: Wisata Dari Dan Untuk Rakyat

Posted on

Foto: Shinta Angriyana/detikTravel

Yogyakarta – Wisata Alam Kalibiru belakangan ini tengah menjadi destinasi hits. Ternyata, daerah wisata alam tersebut mempunyai nilai-nilai demokratis.

Kalibiru ialah nama sebuah Dusun yang terletak di Desa Hargowilis, Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi D.I Yogyakarta. Sebelum menjadi ibarat sekarang, Kalibiru merupakan sebuah hutan biasa yang ditinggali oleh petani.

Ada yang menarik perihal pengelolaan Wisata Alam Kalibiru. Hampir seluruh potensi dan sumber dayanya berasal dari rakyat. Mulai dari pembentukan daerahnya pun menurut hasil inisiatif dari warga dusun, yang namanya sama dengan tempat wisata ini, yakni Kalibiru.

Salah satu spot foto Kalibiru (Shinta/detikTravel) Salah satu spot foto Kalibiru (Shinta/detikTravel)

“Jadi, awalnya Kalibiru itu ialah nama Dusun dari Desa Hargowilis. Konon dulu ada mata air warnanya biru, jadi namanya ya Kalibiru,” ujar Sudadi, salah satu pengelola Wisata Alam Kalibiru, dikala ditemui di lokasi final pekan kemudian oleh detikTravel.

Berbagai macam atraksi ditawarkan oleh Kalibiru. Seperti wall climbing, flying fox, dan beberapa spot foto yang menjadi daya tarik utama di sini. Hasil perjuangan kelompok tani benar-benar memanfaatkan sumber daya dari desa setempat. Pemberdayaan masyarakat pun selalu dilakukan untuk memaksimalkan potensi wisata,

Turis yang difoto oleh pekerja dari Desa Hargowilis (Shinta/detikTravel) Turis yang difoto oleh pekerja dari Desa Hargowilis (Shinta/detikTravel)

“Dari pengelola, pekerja, penjual makanan, hingga petugas yang bantu foto juga dari warga sini. Mereka sanggup pelatihan, kemudian sanggup bekerja. Sama penginapan ibarat homestay itu juga mereka,” ucap dia.

Meskipun memakai tenaga yang sudah dipatok dari masyarakat, harga untuk akomodasi yang ditawarkan juga tidak semata-mata melonjak tinggi,

“Setiap penjual, ibarat masakan itu memang kita selalu cek harganya. Jangan hingga pengunjung tidak sanggup menjangkau. Begitu juga soal penginapan, harus higienis minimal ada kamar mandi dalam,” tambah Sudadi.

“Bukan hanya favorit turis lokal, Kalibiru juga menjadi incaran wisman. “Pengunjung itu, hampir setiap harinya 40 persen dari luar negeri,” tambahnya.

Wisatawan yang berfoto di salah satu spot (Shinta/detikTravel)Wisatawan yang berfoto di salah satu spot (Shinta/detikTravel)


Ia juga menuturkan, bahwa untuk menunjang wisatawan mancanegara para pekerja juga sering mendapat pembinaan bahasa Inggris. Kalibiru memang benar-benar masih menanamkan nilai kesejahteraan petani. Sudadi mengaku, sudah banyak investor yang ingin masuk ke dalam wisata alam ini. Namun, pengelola menolaknya.

“Investor aneka macam yang mau ke sini, tapi kita tidak bisa. Takutnya nanti kita yang ikut pada mereka, padahal ini kan dari dan untuk petani sekitar,” ungkapnya.

Harga-harga yang dipatok di Kalibiru (Shinta/detikTravel)Harga-harga yang dipatok di Kalibiru (Shinta/detikTravel)


Bukan cuma diberdayakan saja, para warga yang juga bekerja di Kalibiru pun mendapat aktivitas kesejahteraan. Contohnya ialah ‘Bedah Rumah’, yang membantu keluarga membenahi rumah-rumah di sekitarnya.

“Kita juga membantu pemerintah mengurangi pengangguran, serta bentuk lain ibarat bedah rumah. Tahun lalu, 5 KK (Kartu Keluarga) sudah berhasil kita atasi,” ujar Sudadi.

Sudadi juga berharap, nantinya wisata ini bukan cuma sanggup menjadi penarik wisatawan, tetapi juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.