Jaring Wisatawan Thailand, Kemenpar Suguhkan Borobudur

Posted on

Foto: kemenpar

Jakarta – Kementerian Pariwisata berupaya menggaet para pelaku perjuangan pariwsata atau buyer asal Thailand dalam program Sales Mission Wonderful Indonesia Bangkok. Di kesempatan itu, mereka menyuguhkan beberapa pariwisata di banyak sekali kota di Indonesia.

Salah satu ikon wisata di Indonesia yang diperlihatkan dalam presentasi yaitu Candi Borobudur. Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, Borobudur yaitu ikon pariwisata Joglosemar (Jogjakarta-Solo-Semarang), Bali yaitu ikon Indonesia, maka Thailand yaitu ikon pariwisata ASEAN.

“Karena itu, sudah benar bila menjaring orang Thailand untuk berkunjung ke Indonesia. Yang paling efektif yaitu menampilkan ikon Borobudur,” kata ia dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/9/2018).

Pihaknya memang memamerkan sektor pariwisata yang berada di tiga kota di Jawa yaitu Yogyakarta, Solo dan Semarang. Dalam sesi presentasi, disebutkan bahwa puluhan buyer yang hadir tampak terpesona dengan pariwisata di kawasan tersebut.

“Ini yaitu perjalanan peradaban insan di Jawa dari zaman kuno. Kejayaan kerajaan Jawa. Juga kedatangan orang-orang Asia dan Eropa ke era sekarang,” tutur Wakil Ketua Tim Percepatan Sejarah, Religi, Tradisi dan Budaya Kemenpar Tendi Nuralam ketika memperkenalkan sejarahnya.

Para buyer diarahkan pilihan perjalanan wisata yang dimulai dari Borobudur, sebuah kuil Budha Mahayana yang terdaftar di UNESCO yang dibangun selama masa dinasti Sailendra sebagai penguasa yang besar lengan berkuasa pada kala ke-8.

Keindahan dan kemegahan Candi Borobudur tak perlu diragukan. Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama sudah pernah menginjakkan kaki ke Borobudur. Begitu juga pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, pemain drama Richard Gere, pesepak bola David Beckham, sampai pemain drama Charlie Chaplin.

“Anda dapat mempelajari tembikar Borobudur yang populer yang diwariskan dari generasi ke generasi di Desa Klipoh. Bisa berwisata ke Candi Mendut dan Pawon. Bisa juga berinteraksi dengan Buddhis di Jawa. Bahkan mengunjungi biara bersahabat Mendut serta yang ada di kota Yogyakarta,” tambah Tendi.

“Yang mau cari warna lain? Highlight-nya masih banyak. Antrean destinasi kerennya masih panjang. Yang suka heritage, dapat mampir ke Royal Palace Jogjakarta. Yang suka shopping, dapat ke Malioboro. Sementara yang ingin hunting wisata religius, dapat ke Vihara Buddha Prabha. Di Semarang dapat melanjutkan ke Kota Lama Semarang, Watugong, dan Kuil Sam Po Kong,” ia melanjutkan.

Adapun pilihan paket yang diberikan yaitu ada paket wisata 5 hari yang dapat dimasukkan ke dalam itenarary liburan warga Thailand. Hari pertama, Jakarta – Yogyakarta. Dari bandara, mereka dapat eksklusif ke Royal Palace, menikmati welcome lunch dan beribadah di Vihara Buddha Prabha.

“Setelah itu gres checkin hotel. Paketnya sudah termasuk sarapan, makan siang dan makan malam dengan hidangan vegetarian,” urainya.

Hari kedua, dapat eksklusif menjelajah ke Candi Mendut, Pawon dan Borobudur. Aktivitasnya dijamin seru. Di Borobudur, Thai people dapat ikut menikmati sunrise. Di Mendut, ada “Buddha Vairocana Throne” Sementara di Pawon, ada Sleeping Buddha dan Buddhist Monestary.

Hari ketiga, Borobudur-Semarang. “Setelah check out hotel dapat menciptakan tembikar di Desa Klipoh. Setelah itu ke Semarang, dan eksklusif check in hotel,” paparnya lagi.

Kemudian hari keempat, eksklusif menjelajah Semarang. Kuil Watugong dan Sam Po Kong yang ada di sana, yang diyakini dapat menciptakan warga Thailand merasa senang. Setelahnya, di hari kelima, ada Gereja Blenduk, Kota Lama dan Taman Srigunting. “Semua akan menawarkan banyak experience untuk wisatawan Thailand.

Rayuan paket tadi, dikomentari Vice President Thailand Travel Agents Association (TTAA) Yuttachai Suntornrattavert. Orang kedua di semacam ASITA-nya Thailand itu menilai paket yang ditawarkan sangat pas dengan kultur wisatawan Thailand. Apalagi, bandara gres Jogjakarta sedang dibangun di Kulon Progo. Bandara itu siap diresmikan Presiden Joko Widodo pada Maret 2019.

“Ini akan menciptakan penerbangan Bangkok dapat eksklusif mengarah ke Yogyakarta. Kalau ini rampung, saya yakin Thai people akan makin massif ke Yogyakarta,” ucap Yuttachai.

Sales Mission Wonderful Indonesia Bangkok berlangsung di Hotel Lotus Sukhumvit di Hotel Lotus Sukhumvit, Kamis (30/8) sore. Hadir dalam program tersebut Vice President Thailand Travel Agents Association (TTAA) Yuttachai Suntornrattavert, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Edy Wardoyo, dan Dodo Sudrajat selaku Minister Konselor Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Bangkok.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.