Ini Poin Penting Untuk Kembangkan Pariwisata Gunung Sewu

Posted on

Foto: Kawasan Gunung Sewu terlihat dari atas (Youtube)

Yogyakarta – Gunung Sewu yang meliputi 3 kabupaten di Pulau Jawa telah disahkan sebagai Global Geopark. Berbagai hal pun perlu dilakukan pemerintah semoga pariwisatanya makin berkembang.

Gunung Sewu atau pegunungan seribu yang membentang dari Kabupaten Gunungkidul, Daerah spesial Yogyakarta (DIY), Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah hingga Kabupaten Pacitan, Jawa Timur telah dinobatkan menjadi Global Geopark oleh Unesco semenjak 19 September 2015. Penobatan Gunung Sewu sebagai anggota Global Geoparks Network di ‘The 4th Asia-Pacific Geoparks Network San’iin Kaigan Symposium’ di Tottori City, Jepang.

Pengelola daerah karst Gunung Sewu di DIY pun mulai berbenah untuk menyebarkan wilayah itu sebagai destinasi pariwisata. Namun tidak sanggup dilakukan sendiri, perlu kerjasama lintas kabupaten dan provinsi. Sebab daerah karst Gunung Sewu membentang luas dari Gunungkidul, Wonogiri hingga Pacitan.

“Kita perlu kerjasama dan pinjaman lintas wilayah alasannya yakni daerah Gunung Sewu ada di Gunungkidul DIY dengan Pemkab Wonogiri dan Pacitan serta Pemprov Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ungkap General Manager (GM) Gunung Sewu Geopark, Budi Martono dalam diskusi Geoparks Gunung Sewu Menuju Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional ke 11 di Gedung DPRD DIY di Jl Malioboro, Yogyakarta, Selasa (27/12/2016).

Menurut Budi kerjasama semua pihak lintas kabupaten dan provinsi ini diharapkan semoga sanggup berjalan bersama dan tidak ada kesan njomplang atau berat sebelah. Sebab dikala ini, jumlah kunjungan wisatawan di wilayah Gunungkidul terus mengalami peningkatan dibandingkan daerah lain di daerah tersebut.

“Jangan hingga njomplang dibandingkan dengan Wonogiri dan Pacitan. Sebab di daerah Gunung Sewu itu ada banyak destinasi wisata yang sanggup dikembangkan baik dari sisi pendidikan, konservasi alam dan pengembangan wisata berbasis masyarakat,” katanya.

Budi memaparkan Gunung Sewu merupakan daerah karst paling istimewa di wilayah selatan Pulau Jawa. Kawasan karst dari Gununkidul, Wonogiri dan Pacitan itu terdiri dari sekitar 40.000 bukit karst. Panjang daerah ini mencapai 85 kilometer dengan luasan endapan gampingnya mencapai 1.300 kilometer persegi.

“Ada banyak gua di daerah Gunung Sewu. Itu juga menjadi laboratorium geologi bagi para ilmuwan,” katanya.

Menurutnya di Kabupaten Gunungkidul terdapat sekitar 13 situs. Kabupaten Wonogiri ada sebanyak 7 buah situs dan Pacitan sebanyak 13 situs. Jumlah keseluruhan ada 33 situs. Di dalam gua-gua bawah tanah tersebut masih tersimpan jejak-jejak kehidupan zaman purba.

“Ada unsur-unsur keragaman geologi, biologi di Taman Bumi atau Geoparks ini,” kata Budi.

Sementara itu pakar geografi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Dr Baiquni menambahkan untuk mendukung daerah karst Gunung Sewu tersebut perlu melibatkan semua lapisan masyarakat terutama untuk mendukung wisata berbasis komunitas. Pemerintah juga harus meningkatkan perbaikan sarana dan akomodasi yang ada di daerah itu.

“Dukungan kerja lintas instansi dan lintas wilayah perlu ditingkatkan dan disinergikan,” pungkas Baiquni.

Berikut, cuplikan video mengenai Gunung Sewu:


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.