Indonesia Punya Kekuatan Budaya Dan Alam Untuk Dukung Wisata Mice

Posted on

Foto: Johanes Randy

Jakarta – Tingginya potensi dari MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition), menciptakan Kementerian Pariwisata serius menggarap sektor ini. Salah satunya dengan mengikuti ekspo Incentive Travel and Convention, Meeting Asia (IT&CMA) 2018, di Bangkok Convention Centre, Thailand, 18 – 20 September 2018.

Menteri Pariwisata menyambut faktual keikutsertaan Indonesia di ajang IT&CMA 2018. Sebab, Indonesia dengan segala kekuatan yang dimiliki sangat potensial bagi wisata MICE.

Menurutnya, Indonesia tidak hanya mempunyai convention centre atau hall-hall besar yang menjadi syarat utama untuk wisata MICE, tapi juga punya kekuatan budaya dan alam yang sanggup menjadi kekuatan pendukung bagi wisata MICE.


“Banyak pihak mulai melirik destinasi MICE di Indonesia. Karena punya alam yang indah, dan paket yang menarik dengan kombinasi acara MICE dan tourism. Makanya Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan tahunan IMF Oktober nanti. Ini peluang yang harus bisa kita kembangkan,” ujar Arief dalam keterangan tertulis, Selasa (18/9/2018).

Bicara soal wisata MICE, Arief menjelaskan data International Congress and Convention Association (ICCA) 2015 masih menempatkan Indonesia di urutan ke-43 di dunia dengan 78 pertemuan.

“Kita akan terus tingkatkan sampai mencapai 119 event di 2019. MICE itu market-nya besar, spread atau spendingnya besar, dan sustainabilitasnya juga besar,” kata Arief.

IT&CMA yaitu salah satu ekspo strategis yang bisa mendongkrak sektor MICE. Pasalnya, IT&CMA merupakan ekspo MICE terbesar di Asia Pasifik yang telah dimulai semenjak tahun 1993.

Selain itu, IT&CMA juga dilengkapi dengan platform khusus untuk memenuhi kepentingan penjual dan pembeli. Platform ini bisa menemukan dan merancang pertemuan yang relevan dan dinamis.


Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani, sangat antusias menanggapi keikutsertaan Wonderful Indonesia di ajang ini.

“Melalui ekspo IT&CMA, dibutuhkan akan banyak terjalin kontrak bisnis antara sellers Indonesia dengan buyers Se-Asia Pasfik,” ujar Ni Wayan Giri Adnyani, yang diamini oleh Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata Iyung Masruroh, Sabtu (15/9/2018).

Dijelaskannya, Kemenpar akan membawa 10 Industri TA/TO/Akomodasi/Atraksi Wisata untuk berpartisipasi di IT&CMA.

“Mereka berasal dari Jakarta, Lampung, Jawa Timur, Yogyakarta dan Bali,” terangnya.

Wonderful Indonesia akan tampil seluruhnya, terlihat dari paviliun seluas 60 meter persegi yang akan menjadi home base para penjual dari Indonesia. Booth pun akan dirancang secara atraktif sampai bisa menarik minat para pembeli.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.