India, China Eropa Yang Bernafsu Wisata Ke Indonesia

Posted on

Foto: Turis China yang mulai banyak tiba ke Bali (Thinkstock)

Jakarta – Di ITB Asia di Singapura, Kementerian Pariwisata sanggup hasil positif. Banyak turis dari India, China dan Eropa yang tertarik dan memesan liburan ke Indonesia.

ITB Asia yakni salah satu B to B yang paling potensial di pasar Asia. Menggunakan merk ITB Berlin yang merupakan bursa industri pariwisata terbesar di dunia, dan dihelat di ibu kota Jerman setiap tahunnya. Tagline mereka yakni One World, One Industry, One Brand. ITB juga membuka ITB Asia di Singapura (19-21 Okktober 2016), ITB China di Shanghai, Tiongkok 10-12 Mei 2017 dan BITB New Delhi India, 3-6 Oktober 2016.

Dari 90 industri yang difasilitasi Kemenpar untuk tampil 3 hari di lembaga B to B (business to business) itu, tercatat ada 1.578 appointments, dengan jumlah 71.553 pax. Potensi transaksinya senilai USD 20,15 juta atau sekitar Rp 260 Miliar. Angka itu berarti naik drastis dari capaian ITB Asia tahun 2015 lalu, yang tercatat Rp 30 Miliar. Sebenarnya tahun 2016 ini diproyeksikan naik 30 persen, menjadi sekitar Rp 40 M.

“Dari perbincangan dengan para pelaku industri yang bertemu dalam sellers and buyers itu, terlihat bahwa pasar India, China dan Eropa sangat bergairah. Peluang itulah yang kami tangkap dan kami maksimalkan bersama dengan industri,” kata Asdep Pengembangan Pemasaran Mancanegara Wilayah ASEAN, Rizki Handayani Mustafa dalam rilis yang diterima detikTravel, Selasa (25/10/2016).

Menpar Arief Yahya pun mengirimkan dua tim percepatan Kemenpar yang tampil di lembaga ITB Asia. Pertama, Hiramsyah Sambudhy Thaib Ketua Pokja Percepatan 10 Bali Baru, atau 10 top Destinasi Prioritas yang sedang memoles tujuan wisata baru. Kedua, Riyanto Sofyan, Ketua Tim Percepatan Wisata Halal yang sedang berjuang memformat tiga destinasi, Lombok, Aceh dan Sumbar sebagai destinasi halal.

“Responnya sangat bagus, bahkan sehabis presentasi pun banyak yang minta one on one meeting, untuk mendetailkan rencana mereka berinvestasi ke sektor pariwisata di tanah air,” ungkap Hiramsyah.

10 Top Destinasi yang dipaparkan Hiramsyah itu antara lain, Danau Toba Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu dan Kota Tua Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru (BTS) Jawa Timur, Mandalika Lombok NTB, Labuan Bako NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara.

Tahun 2016 ini, Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara I Gde Pitana memang merancang partisipasi di ITB Asia lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Pavillion Wonderful Indonesia dengan design Phinisi dan aneka ornamen yang detail yang nyaman merupakan cara supaya tampilan Indonesia menarik. Bahkan, disandingkan dengan booth tuan rumah Your Singapore pun, performa Wonderful Indonesia tidak kalah menonjol.

Peserta yang bergabung dengan booth Indonesia terdiri dari 90 industri pariwisata Indonesia (TA/TO, Hoteliers, DMO), yang berasal dari 14 destinasi dari banyak sekali provinsi. Yaitu Jakarta (13), Jawa Barat (1), Jawa Tengah (1), Jawa Timur (3), Bali (53), Yogyakarta (2), Kalimantan Tengah (1), Kepulauan Riau (5), Nusa Tenggara Barat (4), Nusa Tenggara Timur (1), Papua Barat (1), Sulawesi Selatan (2), Sulawesi Tenggara (1), Sumatera Barat (2).


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.