Gara-Gara Angin Kencang Cempaka, Sejumlah Obyek Wisata Di Yogya Rusak

Posted on

Foto: Air terjun Srigethuk di Yogyakarta (Sandi Noor/dTraveler)

Yogyakarta – Badai Cempaka yang melanda Yogya beberapa waktu kemudian menciptakan sejumlah obyek wisata mengalami kerusakan, dan belum siap dikunjungi untuk liburan tamat tahun.

Siklon angin kencang cempaka yang melanda DIY menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah tempat. Banjir dan longsor ini juga merusak obyek wisata dan kerusakan infrastruktur yang menuju lokasi wisata.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta menyampaikan ada beberapa efek baik pada infrastruktur maupun destinasi wisata. Destinasi wisata yang rusak ada yang sudah normal tetapi ada yang 100% belum dapat dipakai untuk libur tamat tahun ini. Terutama di obyek wisata jeram Srigetuk, Gunungkidul, DIY.

“Itu memang dermaganya hanyut, kemudian kapal geteknya juga hanyut tidak berbekas. Saat ini memang ada kesiapan dan belum terbentuk kesiapan di desa wisata jeram Srigetuk,” kata Aris Riyanta pada diskusi ‘Persiapan Tahun Baru Dan Persiapan Tempat-Tempat Wisata’ di DPRD DIY, jalan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (20/12/2017).

Sementara di Gedangsari jalur yang menuju obyek wisata fliying fox banyak terkena longsoran dan ketika ini masih proses untuk pencucian longsoran. Untuk obyek wisata lain menyerupai Goa Jomblang, goa Pindul, Goa Tanding, Kalisuci sudah siap untuk dikunjungi wisatawan. Sementara di Kulonprogo, jalan-jalan yang sempat terkena longsoran ketika ini sudah normal kembali.

Kemudian Laguna di Pantai Depok Bantul juga terkena terjangan banjir, tetapi masih ada beberapa yang tersisa untuk dapat diperbaiki. Obyek wisata Goa Selarong di Bantul juga jalan ambles dan ketika ini sudah ditangani. Selain itu juga di rumah Dom yang sebelumnya terkena banjir sampai 1 meter juga banyak mengalami kerusakan. Tetapi ketika ini sudah relatif normal.

“Jadi secara keseluruhan sudah siap destinasi wisata, memang ada yang 100% total tidak dapat dinikmati,” kata Aris Riyanta.

Pada tahun 2017 ini DIY menargetkan jumlah kunjungan wisata mencapai 4 juta. Target ini meningkat dari tahun kemudian sebanyak 3,1 juta. Pihaknya berharap sasaran 4 juta tercapai dengan banyaknya wisatawan yang berlibur di DIY pada tamat tahun ini. Libur tamat tahun ini cukup manis alasannya ialah juga bersamaan dengan libur sekolah.

“Saat ini sudah terlihat, wisatawan yang sudah mulai berdatanga di Yogyakarta ini,” katanya.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.