Di Imex Frankfurt 2019, Indonesia Target Jaring 2 Juta Wisatawan Eropa

Posted on

Foto: Dok Kemenpar

Jakarta

Kementerian Pariwisata terus berupaya untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke Tanah Air. Kali ini, Kemenpar membidik wisatawan Eropa lewat event IMEX Frankfurt 2019.
Adapun strateginya berupa penguatan konsep MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Lewat MICE, Kemenpar memasang sasaran kunjungan 2 juta wisman.
IMEX Frankfurt 2019 yang akan digelar 21-23 Mei dinilai berpotensi besar, karena festival dagang tersebut punya 3.500 exhibitors. Mereka tiba dari 160 negara di banyak sekali kepingan dunia. Komposisinya di antaranya, hotel, airlines, penyedia konferensi dan pameran, juga resort spa, kapal pesiar, dan lainnya. Komposisi ini mempunyai buying power 5.100 pembeli plus.
“IMEX Frankfurt 2019 merupakan event besar. Pameran ini manis untuk mengatrol pergerakan wisman MICE menuju Indonesia. Sebab, kami mempunyai sasaran besar untuk wisatawan MICE. Jumahnya hingga 2 Juta orang wisman. Kesempatan terbuka lebar sekarang tiba dari IMEX Frankfurt,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/4/2019).
Nia menjelaskan, ada 16 industri MICE Indonesia yang akan dlibatkan di IMEX Frankfurt 2019. Mereka membawa paket berupa jadwal rekreasi. Presentasi eksotisnya alam dan budaya akan diberikan di paviliun Indonesia. Informasi cukup akan diberikan kepada pengunjung IMEX Frankfurt 2019.
“Selain seorang mahir MICE, industri yang dilibatkan juga mahir dalam paket wisata. Mereka sudah siapkan banyak alternatif untuk menarik kunjungan wisman. Yang jelas, momentum IMEX Frankfurt tersebut akan dimanfaatkan secara optimal. Sebab, ada banyak value yang dimiliki festival tersebut,” ujarnya.
Nia menambahkan, sedikitnya ada 16 kota yang disiapkan sebagai destinasi MICE. Destinasi tersebut mempunyai kekhasan dan daya tarik masing-masing. Kota-kota tersebut adalah, Jakarta, Bali, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, dan Lombok. Ada juga Medan, Palembang, Padang, Batam, Bintan, Makassar, Manado, hingga Balikpapan.
“Destinasi yang disiapkan untuk MICE ialah yang terbaik. Artinya, didukung oleh banyak sekali kemudahan terbaik. Kami percaya wisatawan akan mendapat experience terbaik selama menikmati MICE di area kota-kota tersebut,” tegasnya.
Menurut Nia, Indonesia dikenal dunia sebagai destinasi eksotis. Terkait MICE, Indonesia mengatakan keseimbangan yang tepat antara infrastruktur modern dengan keindahan alam dan budayanya. Indonesia juga mempunyai track record kasatmata terkait status sebagai tuan rumah event besar dunia. Pada 2018, Indonesia sukses menggelar Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali pada 14-18 Oktober.
Indonesia juga sukses sebagai penyelenggara KTT ASEAN 2011. Ada juga jadwal Forum Pariwisata ASEAN di tahun 2012. Daftar prestasi MICE semakin penjang dengan status tuan rumah KTT ASEAN 2011, Forus Pariwisata ASEAN, juga Forum Ekonomi Dunia pada 2015. Semakin meyakinkan, Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 juga sukses dihelat pada 2015.
“Track record Indonesia sebagai penyelenggara event besar dunia sangat bagus. Lebih penting lagi, kami selalu bersikap ramah kepada ‘tamu-tamu’ mancanegara. Semua prestasi ini tentu akan kami sampaikan di IMEX Frankfurt 2019. Bagaimanapun, potensi wisatawan MICE sangat menjanjikan,” tegas Nia.
Mengacu World Travel & Tourisme Council (WTTC) 2017, donasi revenue MICE mencapai 25% dari pergerakan wisatawan keseluruhan. Riil fisik wisatawannya hanya 3%, namun kemampuan spendingnya 3 kali lebih besar dari leisure. Untuk Indonesia, business traveler mempunyai jumlah spending hingga 24,8% dari keseluruhan transaksi wisata.
“MICE mempunyai market yang jelas. Seperti pemetaan potensi yang ditawarkan di IMEX Frankfurt 2019. Kami optimistis bisa memenangkan persaingan untuk menarik banyak event MICE ke Indonesia,” katanya.
Mengacu sebarannya, MICE mempunyai market yang terbagi menjadi 4 varian. Ada corporate, association, government, dan universitas-others. Meeting punya sebaran merata dengan corporate 40%, association 20%, government 30%, dan 10% universitas. Slot Incentive didominasi 95% corporate, kemudian government 5%. Untuk Convention terpusat 40% association, 30% government, dan universitas 25%.
Untuk Exhibition, didominasi oleh 50% corporate, kemudian association-nya ada 30%. Dengan profil ini, jenis event MICE berdasarkan Meeting & Conference mencapai 304 event pada 2018. Slot Exhibition mencapai 128 event, kemudian Incentive-nya sekitar 99 agenda. Angka ini diprediksi akan naik pada 2019, yaitu Meeting & Conference 314 event, Exhibition 132 agenda, dan 102 event untuk Incentive.
“IMEX Frankfurt 2019 harus dimanfaatkan. Selain potensi transaksinya, IMEX Frankfurt 2019 memberi impact jangka panjang yang bagus. Selain fokus selling, kami juga kuatkan branding dan advertisingnya. Dengan begitu, setiap event festival beserta potensinya bisa lebih dioptimalkan lagi,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.