Bukan Di Luar Negeri, Ini Taman Bunga Matahari Di Bantul

Posted on

Foto: Taman bunga matahari di Bantul (Usman Hadi/detikTravel)

Bantul – Buat kau yang ingin lihat ladang bunga matahari, tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Karena di Bantul, DI Yogyakarta ada taman secantik ini!

Lahan persawahan di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, akhir-akhir ini ramai dikunjungi ratusan wisatawan. Sebab salah satu sawah yang lokasinya persis disamping Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ini, terhampar ribuan bunga matahari bermekaran.

Ribuan bunga matahari tersebut berada di pematang sawah milik Etik Purwanti (33), warga Dusun Tegalsari, Desa Srigading. Etik sendiri tak menyangka bunga matahari miliknya mendadak viral di media sosial, balasannya banyak dikunjungi wisatawan meski hanya sekedar untuk berfoto selfie.

“Bunga matahari di sini mulai berbunga sebulan kemarin. Sebelum viral, ceritanya awal-awal banyak orang lewat (JJLS), tahu ada bunga matahari banyak yang berhenti numpang selfie. Nah, barangkali sama mereka (fotonya) diupload di media sosial, terus ramai,” kata Etik ke detikTravel, Selasa (3/10/2017).

Seiring berjalannya waktu, ternyata jumlah wisatawan yang berkunjung terus bertambah. Takut bunga matahari dan flora cabe rusak, semenjak Kamis (21/9/2017) Etik memutuskan menjaga sawahnya tiap hari. “Makin ke sini, yang mampir ternyata tambah ramai, per hari (pengunjung) ratusan lah,” ucapnya.

Lokasinya menyatu dengan sawah (Usman Hadi/detikTravel)Lokasinya menyatu dengan sawah (Usman Hadi/detikTravel)

Bunga matahari di pematang sawah milik Etik bahwasanya tidak sengaja di tanam. Mulanya Etik menanami cabe di sawahnya yang hanya berukuran 70×14 meter itu. Lalu atas inisiatif anak laki-lakinya, Retama Dimas (13), di pematang sawah ditanami bunga matahari yang difungsikan untuk penahan angin.

“Untuk nahan angin, jikalau enggak ada (tanaman bunga matahari) kan flora cabai-nya tidak ada pemberian dari angin. Padahal di Samas sini anginnya kenceng, bisa-bisa bunga cabe berguguran, dapat enggak panen saya. Untuk waktu nanam bunga matahari ya berbareng pas tanam cabe itu,” jelasnya.

Selain itu, sedari awal Etik mengaku memang menyukai bunga matahari. Oleh karenanya ia baiklah saja dikala anaknya berinisiatif menanam bunga matahari di pematang sawah miliknya. “Kalau di rumah kan susah perawatan, banyak ayam. Ya gres kali ini saya nanam bunga matahari di sawah,” ujarnya.

Bagi wisatawan yang ingin melihat bunga matahari dari dekat, Etik memasang tarif masuk Rp 5 ribu per orang. Tarif yang dipungut ini dipakai untuk perawatan flora bunga matahari, juga untuk ganti rugi jawaban banyaknya bunga cabe yang berguguran jawaban sawahnya banyak dilewati wisatawan.

Pemandangannya pun sangat indah nan instagenic (Usman Hadi/detikTravel)Pemandangannya pun sangat indah nan instagenic (Usman Hadi/detikTravel)

“Awal-awal saya tidak memasang tarif, seikhlasnya. Tapi kok banyak pengunjung seenaknya, padahal saya juga khawatir flora cabe milik saya gagal panen. Makanya lalu saya memasang tarif. Kalau kini saya sudah tulus seumpama cabe saya gagal panen,” ungkapnya.

Penghasilan Etik dari memungut retribusi cukup lumayan. Rata-rata per harinya, warga orisinil Sanden ini dapat mengantongi Rp 300 ribu. Bahkan pernah sekali ia mendapat Rp 1 juta. “Yang untung bukan hanya saya, tapi juga warga sekitar. Karena ramai ada warga yang buka jasa parkir dan ada yang berjualan,” bebernya.

Seorang pengunjung, Mia (20), mengaku sengaja berkunjung alasannya ialah tertarik dengan view hamparan bunga matahari. “Saya tahunya dari sosmed (sosial media), alasannya ialah tertarik terus saya bersama teman-teman tiba ke sini, ternyata bagus juga,” ucap warga Tasikmalaya ini.

Seorang pengunjung lainnya, Omi (19), sengaja mengunjungi ribuan bunga matahari alasannya ialah lokasinya akrab dengan wisata pantai di Bantul. Seperti tempat wisata Pantai Samas, Pantai Kuwaru, Pantai Parangkusumo, Pantai Parangkusumo, dan pantai-pantai lainnya.

“Sebenarnya tempatnya (tanaman bunga matahari) biasa, cuma bagus buat ambil foto. Kalau menurutku tarif masuk enggak mahal, asalkan bunga mataharinya benar-benar dijaga, dirawat supaya tidak rusak. Kalau kini kan mulai ada yang kering dan rusak,” pungkasnya.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.