Bukan Di Belanda, Ini Taman Bunga Ramadhanu Magelang

Posted on

Pengunjung menikmati hamparan bunga celosia di Taman Ramadhanu (Pertiwi/detikTravel)

MagelangMagelang bukan cuma punya Candi Borobudur. Di Dusun Danurojo, ada taman bunga cantik, serasa di Belanda deh!

Taman-taman bunga sekarang tengah hits dan menjadi buruan objek selfie di sejumlah tempat wisata, tak terkecuali di Magelang. Sebut saja taman Dewari di Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang yang identik dengan bunga matahari.

Baru-baru ini, muncul lagi taman bunga celosia yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan Taman Dewari. Taman bunga ini dinamai Taman Ramadhanu.

Berlokasi di Dusun Danurojo, Desa Jamus Kauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, taman ini menjadi jujugan kaum muda. Tidak hanya dari Magelang sekitar saja, namun juga luar daerah.

Akses jalan yang gampang menciptakan pengunjung tidak perlu susah payah menjangkau lokasi taman ini. Dari jalan Magelang-Yogyakarta, pengunjung sanggup pribadi belok ke arah Kecamatan Ngluwar. Jika sudah hingga di lapangan Ngluwar, artinya pengunjung telah hingga di Taman Ramadhanu, sebab tempat wisata ini berada persis di sisi Timur lapangan.

Foto: (Pertiwi/detikTravel)



Bagi sebagian wisatawan, taman bunga celosia mungkin sudah tidak gila lagi, mengingat banyak tempat juga mempunyai taman serupa. Namun demikian, berbeda dengan tempat lain, Taman Ramadhanu mempunyai spot khusus yang mungkin tidak ada di taman bunga lain.

“Di depan taman, kita mempunyai irigasi yang dipergunakan untuk memelihara ikan hias. Dulu awalnya, konsep kita memang normalisasi irigasi petani dengan tujuan pelestarian dan kampanye supaya warga tidak membuang sampah sembarangan di susukan irigasi,” terang Kurniawan, Dwi Yulianto, Ketua Karang Taruna Pemuda Danurojo (KPD), Desa Jamus Kauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Selasa (7/8/2018).

Dari jadwal normalisasi irigasi tersebut, para anggota KPD mempunyai inisiatif untuk memanfaatkan tanah bengkok kepala desa yang dinilai mempunyai pemandangan cukup bagus.

“Kita terinspirasi untuk menciptakan taman bunga, sebab di sini kan sudah ada Taman Dewari yang identik dengan bunga matahari. Tapi kita ingin berbeda, dan sesudah kita cari-cari, nyari referensi, browsing, ketemu bunga celosia dari toko online,” ungkap Kurniawan.

Setelah melalui musyawarah karang taruna, tercetuslah ide pembuatan Taman Ramadhanu dengan konsep penataan crop circle dan ikon kincir angin di tengah taman. Konsep itu pun menerima santunan dari kepala desa.

Akhirnya dibuat beberapa tim yang menangani operasional taman, mulai dari tim pembibitan, tim penata taman, tim sketsa, tim properti, dan lainnya. Seluruhnya terdiri dari anggota karang taruna KPD.

Foto: (Pertiwi/detikTravel)



Sekitar bulan Maret 2018, tim mulai menanam bunga celosia yang dibeli dari toko online dengan modal swadaya.

“Ada sebanyak 15 ribu tanaman bunga celosia yang kita tanam di tanah bengkok seluas sekitar 4000 meter persegi ini. Perawatan bunga cukup mudah, hanya butuh disirami air dan ditanam di tempat panas semoga warnanya cerah,” terang Kurniawan.

Tak butuh waktu lama, tiga bulan sesudah ditanam, atau sekitar bulan Juni 2018, Taman Ramadhanu diresmikan. Nama Ramadhanu dipilih sebab lunching taman bertepatan di pertengahan bulan Ramadhan, sedangkan istilah danu lekat dengan tempat Jamus Kauman.

“Jadi cita-cita kita dengan penamaan ini yakni semoga membawa banyak berkah bagi warga dan semua orang,” kata Kurniawan.

Usai dilaunching secara resmi, pengunjung tiba silih berganti untuk sekedar menikmati berswafoto di tengah hamparan bunga celosia atau yang dikenal warga dengan sebutan bunga jengger ayam ini.

Sejauh ini, jumlah pengunjung yang tiba rata-rata berkisar antara 500-1000 orang per hari untuk hari biasa. Sementara di hari libur, pengunjung sanggup mencapai 3-4 ribu orang.

Foto: (Pertiwi/detikTravel)

Adapun harga tiket yang dipatok oleh pengelola cukup terjangkau. Yaitu Rp 8 ribu untuk cukup umur dan Rp 5 ribu untuk anak-anak.

Yang membanggakan adalah, karang taruna KPD tetap memegang janji awal bahwa mereka akan menyumbangkan sedikit pemasukan dari Taman Ramadhanu untuk panti asuhan.

“Memang dari nadzar awal, prosentase sekian persen dari pemasukan Taman Ramadhanu untuk membantu saudara-saudara di panti asuhan,” ujar Kurniawan.

Saat ini, Taman Ramadhanu terus berbenah. Banyak akomodasi dan wahana yang ditambah untuk memperlengkap spot foto bagi pengunjung. Termasuk menyediakan bibit bunga dalam pot yang sanggup dibeli untuk dibawa pulang.

Salah satu pengunjung dari Kota Magelang, Desi Ria, mengaku cukup puas sanggup mengunjungi Taman Ramadhanu.

“Taman bunga ibarat ini sanggup menjadi alternatif wisata jikalau selesai pekan tiba, sanggup mengajak seluruh keluarga,” katanya.

Tonton juga video: ‘Keindahan Taman yang dipenuhi oleh Bunga Warna-warni.’

[Gambas:Video 20detik]


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.