Biro Perjalanan India Diajak Famtrip Ke Yogya Dan Bali

Posted on


JakartaFamTrip (Familiarization Trip) atau perjalanan wisata pengenalan atraksi di sebuah destinasi merupakan taktik andalan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Biro perjalanan India diajak ke Yogyakarta dan Bali.

FamTrip kali ini dilakukan pada 15-19 Mei 2017. Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana mengatakan, kegiatan FamTrip dengan mengundang Biro Perjalanan Pasar India merupakan bentuk promosi destinasi yang efektif. Mereka sanggup mengenal huruf destinasi lebih jauh.

Prinsipnya, seeing is believing. Jika sudah melihat dan mencicipi sensasinya, maka mereka gres akan merasa yakin. Keyakinan itulah yang dibutuhkan dari biro perjalanan tersebut.

Diharapkan juga, paket wisata Indonesia ke negara asal penerima yang telah mengikuti FamTrip sanggup ikut terjual.

“Kegiatan ini terintegrasi dengan event ‘Jogja Travel Mart’ pada 15-16 Mei 2017 di mana para penerima FamTrip akan bertindak selaku buyer pada event tersebut,” ujar Pitana.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Vinsensius Jemadu mengatakan, Jogja Travel Mart 2017 yang sudah berlangsung selama 8 tahun ini telah berhasil mengundang 843 buyer yang terdiri dari 327 domestic buyer dan 507 internasional buyers.

Pada 2017, Jogja Travel Mart yang ke-8 ini akan mengusung tema ‘Jogja The Unforgettable Journey’. Kegiatan akan mengambil daerah di area Bangsal Kepatihan. Untuk acara welcome dinner dilaksanakan pada 15 Mei 2017 dan business meeting pada 16 Mei 2017 di Sahid Rich Hotel.

Pria yang biasa disapa VJ itu memaparkan, Jogja Travel Mart akan dihadiri 88 seller (51 Hotel, 36 Biro Perjalanan dan 1 Restoran), serta 144 buyer (35 buyer domestik dan 109 buyer international dari 14 negara).

Buyer tersebut di antaranya berasal dari Netherland, Hungaria, India, laos, Malaysia, Oman, Philipines, Polandia, Singapore, Spain, Thailand, USA, Vietnam, dan South Korea.

“Nantinya ketika berada di Yogyakarta, penerima FamTrip akan diperkenalkan kepada destinasi wisata yang mempunyai sejarah dan keindahan candi terbesar dunia, ialah Borobudur dan Prambanan pada 15-16 Mei 2017. Setelah itu, rombongan akan bergerak ke Bali untuk menikmati makanan khas Bali juga makanan khas India,” ujar VJ.

Masih berdasarkan VJ, Kemenpar akan kembali menciptakan mereka puas. Pasalnya, Setelah itu rombongan akan diboyong ke desa wisata Leke Leke di Bedugul di mana merupakan lokasi yang siap untuk disambangi wisatawan India dalam melaksanakan acara Tubing.

“Nantinya para penyedia biro perjalanan India ini sanggup menikmati keelokan panorama dan budaya tradisional Jogja dan Bali yang pada balasannya terdorong untuk menciptakan dan menjual paket produk wisata gres ke India sehabis mengikuti FamTrip ini,” harap laki-laki murah senyum ini.

Seperti diketahui, Kemenpar menargetkan kunjungan wisatawan India sebesar 546 ribu pada 2017 ini sanggup mampu tercapai. Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta kepada seluruh timnya untuk sanggup memperlihatkan pelayanan dan penjelesan terbaik, pemilihan destinasi yang sempurna biar pasar, mengetahui karakter, dan kebiasaan wisman dengan cermat.

“Berikan mereka keberhasilan sentuhan yang terasa di ketika tiba ke Indonesia. Biarkan mereka mencicipi kehangatan dan keindahan Indonesia ketika melaksanakan Famtrip,”kata Menpar.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.