Benteng Belanda Di Kebumen Yang Gahar Di Film The Raid 2

Posted on
Riffa Transport CV Riffa Transport bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.

Inilah Benteng Van Der Wijck di Kebumen (Yosmarliana/dTraveler)

Kebumen – Benteng Van Der Wijck merupakan benteng peninggalan Belanda di Kebumen, Jawa Tengah. Inilah yang jadi lokasi syuting pertarungan film ‘The Raid 2: Berandal’.

Bagi para penggemar film action, niscaya tahu film ‘The Raid 2: Berandal’ tahun 2014 yang terkenal di seluruh dunia. Film ini menceritakan Rama (diperankan Iko Uwais) salah satu petugas kepolisian yang memusnahkan dan menangkap sindikat penjahat. Film ini pun memborong banyak penghargaan, ibarat 3 kategori pada Indonesia Film Trailer Award (IFTA) tahun 2015 kemarin.

Film ‘The Raid 2: Berandal’ mengambil banyak lokasi syuting pertarungan. Salah satunya di bab awal-awal film, yaitu pertarungan Rama di dalam penjara. Diceritakan, Rama menyamar menjadi penjahat dan masuk ke penjara untuk dapat mendekati Ucok (diperankan Arifin Putra) yang merupakan salah satu anak dari bos mafia.

Adegan di penjara tersebut berlangsung dikala hujan, bermandi lumpur, serta melibatkan banyak petarung. Aksi bag-big-bug, membikin tegang yang ditambah dengan nuansa bangunan penjaranya. Ternyata penjara itu aslinya yaitu Benteng Van Der Wijck.

Scene pertarungan di dalam penjara, alias di Benteng Van Der Wijck (Youtube/xWhatever)

Dalam catatn detikTravel, Kamis (21/7/2016) Benteng Van Der Wijck berlokasi di Gombong, Kota Kebumen, Jawa Tengah. Benteng ini sudah berdiri semenjak tahun 1818 oleh kolonial Belanda. Benteng ini didirikan atas prakarsa Jenderal Van den Bosch. Belanda menerapkan seni administrasi benteng stelsel yaitu pembangunan benteng di lokasi yang sudah dikuasainya. Tujuannya untuk memperkuat pertahanan sekaligus mempersempit ruang gerak musuh, terutama di karesidenan Kedu Selatan.

Komplek bangunan di sekitar Benteng Van der Wicjk yaitu barak militer yang awalnya dipakai untuk meredam kekuatan pasukan Pangeran Diponegoro. Sejarah mencatat, Pangeran Diponegoro yang juga didukung pemimpin-pemimpin lokal di selatan Jawa berhasil mengalahkan Belanda di sana dan merebut bentangnya. Berganti era, pada zaman penjajahan Jepang, komplek benteng ini menjadi kawasan training prajurit PETA.

Inilah lapangan di dalam bentengnya, kawasan lokasi syuting film ‘The Raid 2 : Berandal’ (Zakia Riski/d’Traveler)

Kini, Benteng Van Der Wijck menjadi salah satu destinasi wisata sejarah. Cukup gampang untuk ke sana, hanya 20 km dari sentra Kota Kebumen dan berada di jalur utama Yogyakarta-Purwokerto.

Apalagi sehabis film ‘The Raid 2: Berandal’ yang tayang dua tahun silam, Benteng Van Der Wijck makin naik pamor. Traveler berbondong-bondong tiba ke sana untuk melihat kawasan lokasi syuting, terutama bab lapangan yang jadi arena pertarungan si Iko Uwais.

Lorong-lorong di dalam bentengnya (Yosmarliana/dTraveler)

Harga tiket masuknya juga terbilang murah, hanya sekitar Rp 25 ribu saja, Anda sudah dapat mengelilingi bangunan bersejarah ini. Tiket masuk itu termasuk naik ke kereta serta ke water park. Yang lebih uniknya lagi, ada kereta mini yang sempurna berada di atas bangunan benteng berwarna merah tersebut.

Benteng Van Der Wijck terawat cukup baik dan dijaga keasliannya. Selamat tiba ke sini dan bergayalah ala Iko Uwais!

Warna merah Benteng Van Der Wijck menunjukkan kesan gahar (Tri Juli Setiawan/dTraveler)


Sumber detik.com

Tim Terbaik Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda. Riffa Transport memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.