Bali Masih Jadi Gerbang Promosi Wisata Indonesia Ke Australia

Posted on

Pertemuan seller dan buyer pariwisata di Melbourne (Isfari/detikTravel)

Melbourne – Bali masih menjadi daya tarik wisatawan mancanegara, khususnya Australia. Sejumlah destinasi wisata di Bali masih menjadi perhatian dunia.

Pomi, perempuan asal Belgia, sudah usang tinggal di Melbourne. Dia bekerja di restoran Italia dan kerap ke Bali untuk liburan. “Selain ke Bali saya juga ingin ke Lombok dan Papua,” ujar perempuan berambut keriting itu.

Pomi bersama rekannya mengenal Indonesia dikala ke Bali 2014 lalu. Sejak dikala itu ia jatuh hati dengan Indonesia dan ingin tahu lebih banyak wacana Indonesia.

Dia berencana berlibur Maret 2017 ini ke sejumlah tempat di Indonesia lagi, termasuk Jakarta. Karena bahagia dengan Indonesia, ia bahkan sudah menguasai beberapa kosakata Indonesia.

Indonesia memang telah menjadi tujuan wisata bagi warga dunia, khususnya Bali. Tinggal bagaimana pemerintah mengakibatkan Bali, outlet destinasi untuk beberapa tempat lainnya.

Konsul Muda Ekonomi KJRI di Melbourne, Banga Malewa menjelaskan pentingnya para seller di Indonesia mengupdate produk destinasi mereka kepada buyer di Australia. “Sehingga sanggup dipromosikan kepada turis asal Australia,” ungkapnya di program table top meeting di Pullman Hotel, Albert Park, Melbourne.

Kemenpar dikala ini ingin mengambarkan keindahan Indonesia lainnya, tidak hanya dimiliki Bali. Mau tak mau, Bali jadi gerbang untuk turis mengenal tempat lain. Pasalnya 85% orang Australia pergi ke Bali, jadikan Bali ibarat backyard bagi mereka.

Direktur Sales Tjendana Corporation menjelaskan kepada biro travel di Melbourne (Isfari/detikTravel)Direktur Sales Tjendana Corporation menjelaskan kepada biro travel di Melbourne (Isfari/detikTravel)

Direktur Sales dan Pemasaran Tjendana Corporation, Jenica Tjendana menjelaskan pihaknya mempunyai enam produk yang jadi fokus pengembangan. “Yakni Gilimanuk, Uluwatu, Nusa Dua, Singaraja, Nusa Lembongan, Nusa Penida,” kata perempuan itu.

Jeni menambahkan, Nusa Lembongan menjadi fokus utama alasannya ada tren gres turis mancanegara ke sana. Nusa Lembongan masih potongan dari Bali, namun mempunyai budaya yang lebih kental.

“Bahasa Bali-nya berbeda dan cara sembahyangnya pun berbeda, dominan di sana Hindu,” terangnya. Untuk saluran ke Lembongan membutuhkan kapal speedboat.

Pulau kecil Lembongan bagaikan Bali 20 tahun lalu. Masih jarang kendaraan beroda empat dan motor di sana. Masyarakatnya bertani rumput laut, setiap pukul 1 – 5 pantainya surut, sehingga jadi momen memanen rumput.

Tjendana Corporation juga merencanakan dua tahun lagi akan kembangkan produknya di Singaraja. Hal ini dipicu planning pemerintah membangun bandara internasional gres di Singaraja. “Selain itu, kita lihat turis sudah mulai bosan dengan Seminyak,” kata Jeni.

Destinasi di Bali yang sudah populer diseluruh dunia yakni Hanging Garden di Ubud. Vila privat di Desa Buahan, Payangan ini kerap menerima sorotan media mancanegara.

“Tanpa kami ketahui, Conde Nest Traveler, jadikan kami destinasi nomor satu yang kalahkan Marina Bay,” ujar Ade Cairini Nur Sah Fitri, pemilik Hanging Garden. Menurutnya, produknya sudah dua tahun ini, bersaing dengan Singapura.

Sales Hangin Garden dikala di Booth Wonderful Indonesia di Melbourne (Isfari/detikTravel)Sales Hangin Garden dikala di Booth Wonderful Indonesia di Melbourne (Isfari/detikTravel)


Daya tariknya ialah pengunjung sanggup menikmati hutan lebat yang alami di sekitar Sungai Ayung. “Setiap jam 7 pagi, monyet berdatangan untuk say hello,” ujarnya.

Ditambah pesona bak infiniti dua tingkat dengan visual hutan lebat. Kolam yang dibentuk sesuai dengan struktur tanah aslinya. “Sehingga arsitek banyak tertarik menginap. Sekitar 3.000 media dari aneka macam dunia sudah mengulas. Termasuk juga soal pura gantung-nya,” tambah Fitri.

Dengan destinasi wisata yang diupgrade. Serta promosi yang gencar dan terorganisir dengan baik, tentu sasaran wisatawan mancanegara dari Australia atau negara lainnya akan gampang dicapai.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga mengenalkan 10 tujuan wisata prioritas Indonesia ke pelaku perjuangan di Australia. Sebagai langkah semakin memperkenalkan Indonesia kepada warga Australia.

Hubungan baik kedua negara sudah dibuktikan dengan kegiatan Wonderful Indonesia Festival Beach 2017 di St. Kilda Beach pada 21-22 Januari. Sebanyak puluhan ribu pengunjung mendatangi ekspo tersebut.

Kali ini, Kemenpar menggelar pertemuan antara seller and buyer dilakukan di Pullman Hotel Albert Park di Melbourne, Victoria, Australia. Pertunjukan tari jaipong dari Saman Melbourne dan lagu-lagu tempat persembahan Malang Amore Carnival memeriahkan acara.

Suasana pertemuan seller and buyer di Melbourne (Isfari/detikTravel)Suasana pertemuan seller and buyer di Melbourne (Isfari/detikTravel)

Kemenpar ingin memperkenalkan eksklusif 10 destinasi prioritas tersebut kepada pelaku perjuangan pariwisata di Australia. Dalam sebuah ajang table top meeting guna memudahkan interaksi seller and buyer.

Kemenpar memulai promosi pariwisata di Australia ini bukan alasannya faktor kedekatan semata. Turis asal Australia merupakan urutan keempat yang terbanyak mengunjungi Indonesia.

Data per Januari sampai Oktober 2016 mengambarkan 1.011.077 orang Australia yang tiba ke Indonesia. Tumbuh 13,35% dibandingkan kunjungan 2015 yang mencapai 891.976 wisman atau wisatawan mancanegara.

Berikut 10 daftar destinasi prioritas untuk dipromosikan ke warga Australia:

1. Greater Batam: Aceh, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat.
2. Medan, Sumatera Utara
3. Greater Jakarta: Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
4. Bandung, Jawa Barat
5. Heritage Triangle: Yogyakarta, Solo, dan Semarang.
6. Banyuwangi, Jawa Timur
7. Greater Bali: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Banyuwangi
8. Lombok, Nusa Tenggara Barat
9. Makasar, Sulawesi Selatan
10. Coral Triangle: Wakatobi, Bunaken, Raja Ampat

 Pertemuan ini untuk mempromosikan 10 destinasi prioritas gres (Isfari/detikTravel) Pertemuan ini untuk mempromosikan 10 destinasi prioritas gres (Isfari/detikTravel)


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.