Ayunan Langit Makin Ngetren, Purwosari Tambah Homestay Baru

Posted on


Kulonprogo – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi warga Kulonprogo, Yogyakarta dalam menyebarkan atraksi wisata. Kini wisata di Desa Wisata Purwosari, Kulonprogo terbilang makin lengkap dan tereksplorasi.

Sebut saja atraksi curug, gua, agrowisata salak. Kemudian ada pusat budidaya kambing PE, kapulaga, kopi, cengkih dan teh. Atraksi pun makin lengkap dengan adanya Ayunan Langit. Ayunan Langit ini makin ngetren alasannya makin banyak yang ingin menguji nyali berayun di atas jurang berketinggian 700-an mdpl.

Ayunan Langit hadir berkat tunjangan CSR dari Hotel Hyatt. Sebagai desa wisata binaannya, Hyatt juga membantu promosi wahana Ayunan Langit.

General Manager Hyatt Regency Jogja, Nurcahyadi menegaskan Ayunan Langit merupakan balasan dari pertanyaan para wisatawan yang tiba ke Yogyakarta dan kerap bosan dengan obyek wisata yang sudah ada.

“Ide awal menghadirkan wahana ini memang bertujuan memperlihatkan alternatif pilihan gres bagi wisatawan yang semakin banyak tiba ke Jogja. Tentunya juga untuk pengembangan desa wisata Purwosari untuk menambah pemasukan warga,” ucapnya.

Ke depannya pihak Hyatt juga berupaya melatih atau melaksanakan pembinaan kepada warga masyarakat untuk peningkatakan kualitas homestay dengan pembinaan bahasa Inggris.

“Kami sangat optimis ketika libur-libur nasional khususnya libur Idulfitri mendatang jumlah pengunjung akan meledak,” tandasnya.

Dengan atraksi yang lengkap itu Purwosari semakin siap mendapatkan wisatawan alasannya ketersediaan penginapan berupa homestay. Sejumlah homestay gres itu dibina di bawah koordinasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Purwosari.

Pokdarwis mendekati pemiliki rumah yang dinilai siap mendapatkan wisatawan. Para pemilik lalu diikutkan pembinaan yang digelar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) maupun Dinas Pariwisata Kulonprogo.

“Untuk ketika ini ada 15 homestay dengan 28 kamar. Bisa menampung 60 sampai 75 orang,” urai Ketua Pokdarwis Desa Purwosari Heri Sutarjan.

Warga Purwosari juga menciptakan bangunan khusus untuk disewakan. Mereka memanfaatkan materi tradisional berupa anyaman bambu dan kayu lokal.

Yang unik di Desa Wisata Purwosari, setiap homestay mempunyai kebun salak dan sangkar kambing Ettawa. Kebun salak dan sangkar kambing itu berada di samping homestay. Keberadaan keduanya menciptakan atraksi wisata penuh kenangan.

Para wisatawan biasanya ikut ngembangi (membantu penyerbukan) salak di kebun, atau memberi makan kambing. “Pernah ada tamu yang mestinya segera ada acara lain, harus dijemput alasannya keasyikan bermain dengan anak kambing,” ungkap Heri.

Selain ngembangi, para wisatawan biasanya juga melaksanakan treking, susur goa Kidang Kencana, memetik salak, mencari rumput untuk pakan kambing, berguru karawitan, maupun kesenian tradisional lainnya.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.