Atraksi Toba Coffee Show Siap Ramaikan Peluncuran The Kaldera

Posted on

Lisa & Leos Organic Coffee/ Foto: Dok Kemenpar

Jakarta – Peluncuran The Kaldera-Toba Nomadic Escape dinilai bakal terkonsep matang. Beragam hidangan menarik bergaya milenial akan meramaikan pelantikan destinasi kelas dunia itu, salah satunya Toba Coffee Show yang akan disajikan oleh Lisa & Leo’s Organic Coffee.

Menurut Kepala Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Arie Prasetyo, banyak sekali penyajian kopi secara atraktif akan disajikan sebagai bab dari kekayaan makanan Toba. Dan ini menjadi bab yang tak terpisahkan dari destinasi yang berada di Lahan Zona Otorita Pariwisata Danau Toba, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara itu.


“Sebuah hidangan yang akan mewarnai peluncuran destinasi kelas dunia. Tentunya atraksi yang disajikan pun akan berkelas ibarat halnya Toba Coffee Show ini. Apalagi kenikmatan kopi yang berasal dari kawasan Toba dan sekitarnya sudah menerima reputasi kelas dunia,” ujar Arie, dalam keterangan tertulis, Selasa (2/4/2019).

Arie menambahkan, Toba Coffee Show juga menjadi salah satu cara memperkenalkan jenis kopi Indonesia ke masyarakat. Apalagi Lisa & Leo’s Organic Coffee yakni Coffee Quality Institute licensed Q Arabica Grader dan Q Processor Level 2.

Pasangan suami istri ini merupakan lulusan pertama Q Arabica Grader di kelas yang sama. Mereka lulus tahun 2012 di Jakarta, dengan Rocky Rhodes sebagai instrukturnya.

Selain itu, mereka juga pasangan suami istri pertama di Indonesia dan dunia yang lulus sebagai Q Processors Level 2. Program ini kebetulan diadakan di Lisa & Leo’s Organic Mill. Sebuah kegiatan CQI certifies processing facility, pertama kali di Indonesia sekaligus kelas Q Processing pertama kali di Indonesia.

“Mereka lebih ke farmer to specialty coffee roasters di US, Australia dan Eropa. Dan yang lebih membanggakan yakni perjuangan mereka dalam support Specialty Cafe & Roasters di Indonesia ibarat SMITH, KLTR (Jakarta), Epic (Yogyakarta), Hungry Bird (Bali) dan Redback (Surabaya),” papar Arie.

Sementara itu, Leo menyampaikan keikutsertaannya di pembukaan The Kaldera Nomadic Escape menjadi sebuah kehormatan tersendiri. Karena destinasi ini sejalan dengan kegiatan yang dilakukan oleh Lisa & Leo’s Organic Coffee. Dengan metode organik, kopi yang diproduksi Lisa & Leo’s Organic Coffee dipastikan sangat ramah lingkungan.

“Kopi-kopi yang kami sajikan tanpa memakai pupuk kimia. Semua merupakan hasil pertanian organik,” ucap Leo.

Leo pun menjanjikan sebuah tampilan atraktif dalam penyajian Toba Coffee Show. Beragam kopi arabika pilihan juga akan disuguhkan untuk memanjakan para undangan.

“Pastinya akan kami sajikan kopi-kopi pilihan untuk para tamu dan permintaan dengan penyajian manual brewing. Bayangkan nikmatnya bersantai menikmati keindahan Danau Toba dengan ditemani segelas kopi arabika terbaik. Pasti sangat luar biasa,” ujar Leo.

Konsep konservasi memang begitu ditonjolkan di The Kaldera Toba Nomadic Escape. Bahkan semenjak pembangunan pada awal 2019, BPODT meminimalisasi penebangan pohon untuk mempertahankan kondisi hutan. Hal ini menciptakan destinasi ini begitu memesona. Pemandangan Danau Toba begitu indah bila dilihat dari atas bukit ini dan pengunjung juga sanggup melihat keindahan Desa Wisata Sigapiton.

The Kaldera Toba Nomadic Escape sangat gampang diakses dengan jarak tempuh dari Kota Parapat hanya 20 menit. The Kaldera juga berjarak 2 jam dari Bandara Silangit, dan 10 Menit dari Bandara Sibisa.

“Destinasi ini menarget wisatawan milenial, nomad dan keluarga. Kami juga menarget wisatawan mancanegara untuk hadir ke sini. Dengan tampilan yang kami suguhkan, kami yakin ini akan menjadi salah satu destinasi unggulan yang tak sanggup dilewatkan wisatawan,” ungkap Ketua Tim Percepatan Nomadic Tourism Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Waizly Darwin.

The Kaldera Toba Nomadic Escape akan menyediakan amenitas berupa 15 Tenda Bell, 2 Cabin, 2 Tenda Bubble, 1 Ecopod, dan area parkir untuk Camper Van.

“Destinasi ini sangat lengkap. Fasilitas lain di The Kaldera yakni Kaldera Ampiteathre dengan kapasitas 250 orang, Kaldera Plaza, Kaldera Stage, Kaldera Hill, juga toilet,” paparnya.

Selain Toba Coffee Show, banyak sekali atraksi lainnya juga akan dihadirkan. Seperti halnya Toba Gastronomy Show yang akan menghadirkan fine dining ala hotel bintang lima dengan view spektakuler lembah Sigapiton dan Danau Toba.


Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai keindahan Danau Toba akan semakin populer diseluruh dunia dengan kehadiran The Kaldera Toba Nomadic Escape. Destinasi ini akan menjawab kebutuhan wisatawan akan destinasi berkelas dengan standar global. Apalagi tren wisata nomadic dikala ini sedang di gandrungi wisatawan milenial.

“Salah satu huruf utama dari nomadic tourism yakni kreativitas dan tidak permanen. The Kaldera Toba Nomadic Escape yakni pola sempurna lokasi wisata nomadic, alasannya destinasi ini dikonsep unik dan kreatif,” ucap Arief.

“Silakan tiba dan buktikan sendiri sensasi menginap yang tak terlupakan di The Kaldera Toba Nomadic Escape,” ajaknya.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.