Asyiknya Naik Sepeda Air Di Sungai Oya Bantul

Posted on

Foto: Pradito Rida Pertana

Bantul – Menyusuri sungai tak selalu identik bahtera karet atau kano. Ada daerah wisata di Bantul dimana traveler sanggup menyusuri Sungai Oya naik sepeda air.

Salah seorang pengelola wahana sepeda air, Ponijo (54) menjelaskan, bahwa wahana sepeda air ini masih sangat baru. Bahkan, warga setempat belum memberi nama untuk wahana tersebut.

“Ini (wahana sepeda air) gres sekitar 3 ahad mas. Untuk nama dan plakatnya saja belum punya, jadi ini masih sangat baru,” ungkapnya dikala ditemui detikcom di Sungai Oya, RT.4, Dusun Wunut, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Minggu (21/7/2019).

Ponijo melanjutkan, wangsit pembuatan wahana itu muncul dikala para cowok RT.4, Dusun Wunut, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul menonton video sepeda air di YouTube. Merasa tertarik, cowok setempat lantas mencari video mengenai cara pembuatan sepeda air.

Setelah melihat video cara pembuatan sepeda air itu, para cowok pribadi berkeinginan untuk membuatnya sendiri.

“Terus kami mulai mengumpulkan bahan-bahan menyerupai 2 rangka sepeda, sisa besi untuk menciptakan pagar, pralon (pipa PVC) dan fiber. Untuk pengerjaannya dilakukan setiap malam hari, dan sehabis 3 malam kesudahannya selesai juga 1 unit sepeda air,” ucapnya.

Wahana sepeda air yang tengah naik daun (Pradito/detikcom)Wahana sepeda air yang tengah naik daun (Pradito/detikcom)


Sepeda itu berupa 2 unit sepeda yang dilas dengan beberapa serpihan besi sehingga saling berhubungan. Sedangkan biar sanggup dikendarai di atas air, sebuah kincir air dari materi fiber terpasang di bab belakang sepeda.

Nantinya, kincir tersebut akan bergerak jikalau pedal sepeda dikayuh, hal itu alasannya yaitu rantai sepeda tersebut telah terhubung dengan kincir air. Sedangkan untuk kaki-kakinya, sepeda berwarna hijau ini memakai 2 buah pipa berukuran besar yang terpasang pada sisi kanan dan kiri sepeda.

“Nah, pas percobaan pertama nggelempang (sepeda air terguling) alasannya yaitu paralonnya kurang panjang. Setelah itu ganti paralonnya dan kesudahannya sanggup dipakai untuk bersepeda di atas air,” katanya.

Setelah berhasil, warga berkeinginan lagi untuk menciptakan sepeda air. Namun, untuk sepeda air kedua ini hanya memakai satu unit rangka sepeda kayuh saja.

“Untuk sepeda kedua ini hanya satu sadel dan tidak pakai paralon alasannya yaitu mahal, mengingat 1 paralon itu harganya Rp 300 ribu, beli 2 sudah Rp 600 ribu. Karena mahal itu terus kami ganti dengan galon, tapi untuk pelopor kincir anginnya ditambah 1 lagi jadi 2 kincir,” ujarnya.

Menurut warga RT.4, Dusun Wunut, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul ini, total biaya yang dikeluarkan untuk menciptakan 2 unit sepeda air itu yaitu Rp 3 juta. Dana tersebut berasal dari patungan warga setempat.

“Setelah itu gres buat wahana ini Mas, selain menyediakan sepeda air ada kano juga untuk menyusuri Sungai Oya. Untuk menyusuri Sungai Oya pakai sepeda atau kano ini hanya perlu bayar Rp 5 ribu per orang, untuk waktu tidak dibatasi, tapi kalau pas banyak pengunjung itu dibatasi satu kali bolak balik saja,” ucap Ponijo.

“Biaya Rp 5 ribu per orang itu sudah termasuk sewa rompi pelampung,” imbuhnya.

Ponijo menambahkan, bahwa wahana sepeda air ini buka dari pagi hingga menjelang Maghrib. Menurutnya, meski wahana sepeda air hanya beroperasi dikala animo kemarau, ia mengaku sudah banyak wisatawan yang tiba dan mencoba sepeda air di Sungai Oya.

Sepeda air dengan materi lain (Pradito/detikcom)Sepeda air dengan materi lain (Pradito/detikcom)


“Setiap hari selalu ada yang datang, kebanyakan hanya mau foto-foto. Kalau pas simpulan pekan menyerupai ini sanggup hingga puluhan orang, wong dalam sehari kalau hari Sabtu-Minggu itu sanggup mampu Rp 250 ribu,” katanya.

“Dari pendapatan itu (wahana sepeda air) rencananya dipakai untuk pengembangan. Rencananya kami mau tambah 1 lagi untuk sepeda airnya, sepeda air yang ketiga ini 2 sadel dengan pelopor 2 kincir angin,” ucapnya.

Salah seorang pengunjung, Wahyu Mahmudiyanto (28) menyampaikan bahwa gres pertama kali mencoba wahana sepeda air. Menurutnya, menyusuri Sungai dengan bersepeda merupakan hal yang menyenangkan.

“Pertama itu lihat di Instagram, karema unik terus ingin tau dan ingin mencoba. Setelah mencoba ternyata asyik dan seru juga, alasannya yaitu kan biasanya kalau susur sungai itu pakai kano atau perahu, nhah ini pakai sepeda,” ujarnya.

Warga Kelurahan Condongcatur, Kabupaten Sleman ini bahkan menilai wahana sepeda air ini sangat cocok untuk melepas penat sehabis seminggu bekerja. Namun, ia menyangkan kurangnya unit sepeda air di wahana tersebut.

“Ya kalau sanggup sepeda airnya ditambah lagi, jadi pengunjung tidak perlu mengantre usang untuk mau mencobanya (sepeda air di Sungai Oya),” kata Wahyu.

Traveler pun sanggup menyewa sepeda air ini (Pradito/detikcom)Traveler pun sanggup menyewa sepeda air ini (Pradito/detikcom)


Cara ke Sana:

Untuk mencapai wahana gres itu, wisatawan hanya perlu melaksanakan perjalanan darat sejauh 26 km dari jantung Kota Yogyakarta ke arah selatan. Sesampainya Kecamatan Imogiri, pengunjung hanya perlu mengambil rute menuju SPN Selopamioro.

Menyusuri jalan tersebut, pengunjung akan menemukan simpang tiga yang berada di bersahabat Sekolah Menengah Pertama N 2 Imogiri. Sampai di simpang tiga itu, pengunjung diharap berbelok ke kiri menuju RT.4, Dusun Wunut, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.

Setelah beberapa menit menyusuri jalan tersebut, pengunjung akan menemukan sebuah jembatan bambu di pinggir jalan. Jembatan itu mengarah ke sungai Oya dan menjadi gerbang masuk ke wahana sepeda air.

Sesampainya di wahana itu, pengunjung akan dimanjakan dengan jernihnya air di Sungai Oya. Tampak pula beberapa kano dan 2 unit sepeda air yang terparkir di Sungai tersebut.

Simak Video “Pangkas Pohon, Warga Bantul Tewas Tersengat Listrik
[Gambas:Video 20detik]


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.