Akhir Pekan Di Yogyakarta, Bagi Si Pencandu Senja

Posted on

Suasana senja di Watugupit (Bonauli/detikcom)

Bantul – Segelas kopi dan senja, diakui ampuh untuk melepas penat di simpulan pekan. Kamu yang di DI Yogyakarta, ada Watugupit yang terkenal dengan senja cantiknya.

Nama Bukit Watugupit di Bantul mulai terdengar di kalangan pecandu senja di DI Yogyakarta. Punya pemandangan pribadi ke Pantai Parangtritis, Watugupit jadi incaran dikala sore tiba.

Bukit Watugupit sendiri awalnya ialah daerah take off olahraga paralayang. Namun semakin ke sini, daerah ini justru lebih dikenal alasannya pemandangannya. Akhirnya Bukit Watugupit jadi tempat wisata di Bantul yang populer.

Akhir Pekan di Yogyakarta, Bagi Si Pencandu SenjaPemandangan indah dari Watugupit (Bonauli/detikcom)


detikcom mencoba untuk menjajal daerah ini, Sabtu (21/6/2019). Perjalanan dari Kota Yogyakarta ke Bukit Watugupit, Bantul, memakan waktu sekitar 45 menit dengan kendaraan bermotor.

Saat tiba di pintu masuk area Parangtritis, traveler harus membeli tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang. Begitu hingga di area Bukit Paralayang, kau akan kembali membeli karcis sebesar Rp 9.000 untuk dua orang. Tapi digenapkan menjadi Rp 10.000 untuk satu kendaraan bermotor.

Jalan yang menanjak pertanda kau sudah tiba di area Bukit Watugupit. Traveler harus kembali mengeluarkan uang sebesar Rp 2.000 untuk parkir. Kemudian kau dapat pribadi naik tangga menuju Watugupit.

Akhir Pekan di Yogyakarta, Bagi Si Pencandu SenjaWisatawan menunggu sunset (Bonauli/detikcom)

Di kanan kiri tangga tersedia meja makan yang menghadap ke Pantai Parangtritis. Bagitu hingga di atas, mungkin kau akan sedikit bergidik.

Seperti yang sudah dijelaskan, Warugupit ialah landasan take off bagi traveler yang hendak melakulan paralayang. Makara bukit ini bentuknya turunan curam yang juga jadi tebing tinggi. Tentu saja tak ada pembatas, alasannya ini ialah landasan.

Bukit ini mulai dikenal alasannya keindahan senjanya. detikcom mencoba untuk melihat musim masyarakat terhadap ketenaran daerah ini sebagai tempat liburan di simpulan pekan.

Akhir Pekan di Yogyakarta, Bagi Si Pencandu Senja Sunset di Watugupit (Bonauli/detikcom)

Saat siang, hanya sekitar 20 orang yang ada di Watugupit. Namun mulai pukul 16.00-17.00, landasan curam ini mulai padat dengan muda-mudi yang ingin melihat sunset.

Bisa dibilang, bukit ini lebih terkenal alasannya sunset dibandingkan paralayangnya. Para pengunjung tiba dan duduk untuk menanti senja eksotis Parangtritis.

Matahari perlahan turun. Di balik bukit berhadapan dengan pantai, garis horizon mulai kabur. Warna jingga dan biru menyatu dan menciptakan pengunjung terpesona.

Seraya senja turun, gadget para pengunjung terangkat makin tinggi. Semua yang duduj di sana sibuk mengabadikan keindahan Warugupit yang menciptakan terperangah.

Akhir Pekan di Yogyakarta, Bagi Si Pencandu Senja Menikmati malam di Watugupit (Bonauli/detikcom)

Para pengunjung bahkan duduk di pinggir tebing hanya untuk berpose dengan latar senja. Ini agak mengkhawatirkan.

Sesaat mulai gelap, para pengunjung terlihat membubarkan diri. Tak semuanya pulang, ada yang nongkrong, ngopi atau makan untuk melihat kelap-kelip lampu dari ketinggian.

Bintang-bintang bercahaya terang. Satu lagi bukti bahwa senja di Yogyakarta terlalu manis untuk ditepis.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.