6 Destinasi Di Indonesia Untuk Traveler Pecinta Kopi

Posted on

Foto: Ilustrasi kopi (Thinkstock)

Jakarta – Traveling sambil menikmati kopi khas daerah yang dikunjungi, pastinya menyenangkan. Nah, buat traveler pecinta kopi, wajib berkunjung ke 6 destinasi ini.

Berbagai daerah di Indonesia menyajikan kopi yang nikmat. Dari banyak sekali destinasi di Tanah Air, ada sejumlah destinasi yang wajib banget dikunjungi buat traveler penyuka kopi.

Dirangkum detikTravel dari banyak sekali sumber, Senin (27/11/2017), berikut ini 6 destinasinya:

1. Aceh

(Merza Gamal/d'Traveler)(Merza Gamal/d’Traveler)

Bicara soal kopi, tentunya tak lepas dari Kopi Gayo khas Aceh. Ini merupakan kopi unggulan yang berasal dari dataran tinggi Gayo. Saat wisata ke Aceh, enaknya traveler sanggup pribadi merasakan Kopi Gayo di warung tradisional di sana.

Rasa Kopi Gayo atau dikenal juga Kopi Aceh sanggup dibilang lebih asam dan lebih sedap dari kopi lainnya. Tak hanya di Aceh, Kopi Gayo sendiri juga banyak tersebar di banyak sekali daerah di Tanah Air, bahkan diekspor ke luar negeri atas rasanya yang nikmat.

Variasi lain kopi di Aceh yaitu Kopi Sanger. Sedikit berbeda dengan Kopi Aceh umumnya, Kopi Sanger memakai susu dan gula. Sedapnya tak kalah dari kopi lainnya lho.

Nah satu lagi yang unik namanya Kopi Khop. Kopi Aceh di itu disajikan di dalam gelas, tapi gelasnya dibalik. Di bawahnya sudah disediakan tatakan dengan permukaan datar supaya kopi tidak tumpah. Cara minumnya, cangkir kopi dibuka sedikit-sedikit kemudian diseruput, sanggup juga pakai sedotan.

2. Belitung

(Sastri/detikTravel)(Sastri/detikTravel)

Beranjak ke Belitung, budaya minum kopi sudah ada semenjak puluhan tahun lamanya. Warung kopi yang paling bau tanah pun masih ada lho, namanya Waroeng Kopi Ake. Warung ini telah beroperasi semenjak 1921.

Beralamat di Jl KV Senang 57, Tanjungpandan, Belitung, Waroeng Kopi Ake begitu sederhana. Tak ada mesin penggiling yang modern. Hanya ada beberapa meja dan dingklik plastik. Pigura-pigura berisi foto usang dan kliping koran ditata rapi di dinding.

Dengan suasana yang santai, traveler sanggup menikmati sajian favorit di sana yaitu kopi susu dan teh susu. Sejak dulu sampai kini resepnya tak berubah. Untuk teman makan kopi, ada aneka masakan ringan yang sanggup dipilih.

3. Jakarta

(detikFood)(detikFood)

Kalau di Jakarta, pecinta kopi wajib coba mampir ke Kedai Kopi Es Tak Kie di Glodok. Kedai bernuansa tempo dulu ini pertama didirikan tahun 1927 oleh perantau dari China berjulukan Liong Kwie Tjong di Kawasan Petak 9.

Varian kopi andalannya yaitu es kopi yang dibentuk oleh generasi ketika yaitu Ayauw tahun 1976. Ayauw mencampur beberapa jenis kopi dalam pembuatan Es Kopi Tak Kie yang kini begitu digemari. Campurannya yaitu kopi robusta dan arabika dari banyak sekali daerah di Indonesia, ibarat Toraja dan Sidikalang. Sedap!

4. Yogyakarta

(Sukma/detikTravel)(Sukma/detikTravel)

Ngomong-ngomong soal kopi, Kopi Joss yang legendaris di Yogyakarta tak boleh ketinggalan. Traveler sanggup mencicipnya di Angkringan Lik Man yang sudah ada semenjak 1960-an. Tak sulit mencari lokasinya, sebab ada di dekat Jalan Malioboro.

Kopi Joss begitu unik dengan adonan arang. Wisatawan sanggup melihat pribadi proses meracik kopi. Mulai dari abu kopi dan gula yang diseduh dengan air mendidih, kemudian arang membara dari tungku dimasukkan ke dalam gelas. Wah!

Nama Kopi Joss sendiri diberikan oleh pelanggan setia Lik Man. Kata ‘Joss’ diambil dari bunyi khas dikala arang bertemu seduhan kopi panas di gelas. Buat kau yang penasaran, dikala liburan ke Yogya silakan mampir ke Angkringan Lik Man yang buka pukul 14.00 sampai 02.00 WIB dini hari.

5. Banyuwangi

(Putri/detikTravel)(Putri/detikTravel)

Berikutnya ada Kopi Osing dari Banyuwangi. Kopi ini orisinil Banyuwangi, penanamannya sanggup dilihat di perkebunan Kalibendo. Salah satu tempat yang menyajikan kopi khas ini yaitu Minak Kopi, Jl HOS Cokroaminoto No 1A, Banyuwangi.

Menurut salah seorang traveler, ketika seruputan pertama Kopi Osing, rasanya identik pada rasa elok dan asam kopi yang menyatu. Setelah tegukan pertama itulah, paduan rasa khas pahit kopi yang terpadu akan membaur dan tercipta rasa elok karamel.

Untuk lebih menghargai dan menyuguhkan citarasa Kopi Osing asli, Minak Kopi menyeduh kopi dengan alat manual tapi tetap mantap. Harganya juga erat di kantong, sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu.

6. Makassar

(Sastri/detikTravel)(Sastri/detikTravel)

Satu lagi, ada Kedai Kopi Phoenam yang legendaris di Makassar. Kedai kopi yang beroperasi semenjak tahun 1946 ini berada di Jalan Jampea, tempat Chinatown, Makassar. Aneka kopi otentik Sulawesi dijual di sini, termasuk Kopi Toraja.

Buat teman makan kopi, tersedia masakan yummy ibarat roti bakar dengan aneka rasa selai. Ada pula mie rebus ataupun goreng dengan adonan keju, telur dan lain sebagainya. Acara minum kopi di sini pun makin nyaman dengan suasana bangunan yang masih sama semenjak dibangun puluhan tahun lalu.

Bangunannya memanjang ke belahan dalam dan terasa adem dengan AC menyala. Kursi dan meja tertata rapi di dalam, pas banget buat ngumpul bareng teman sambil menyeruput kopi.


Sumber detik.com

Prambanan Trans bergerak dibidang Jasa Transportasi yang beroperasi di Yogyakarta. Berdiri sejak 2007 kami memiliki visi untuk menyediakan sewa mobil dengan Excellent Service untuk mewujudkan misi kami menjadi perusahaan Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta.
Untuk mewujudkan misi kami menjadi Sewa Mobil Terbaik dan Terpercaya di Yogyakarta, kami memiliki Tim yang terbaik. Staff Management yang profesional serta layanan pelanggan yang ramah siap melayani anda.
Prambanan Trans memiliki driver yang sudah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat, keterampilan mengemudi handal, ramah, mengusai rute perjalanan dan memiliki wawasan pariwisata.